Sangatta News – Bulan suci bukan alasan untuk bermalas-malasan. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur membuktikannya dengan menyulap Jalan Jenderal Sudirman menjadi lintasan pacu adrenalin dalam ajang Street Run Ramadhan Feast 2026, yang digelar selama dua hari pada 8–9 Maret 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar lari jalanan biasa. Di depan Polsek Sangatta, sekitar 250 peserta dari berbagai kategori—mulai dari remaja, pemuda, putri, hingga atlet profesional—beradu cepat di lintasan 100 meter. Acara ini sukses memadukan semangat olahraga, pemberdayaan UMKM lokal, dan ruang silaturahmi yang produktif bagi pemuda Kutim.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, yang hadir membuka acara, memberikan apresiasi tinggi. Ia menegaskan bahwa wadah seperti ini sangat krusial untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif. “Mari kita perbanyak kegiatan bermanfaat seperti ini. Jauhi hal-hal yang merugikan seperti narkoba, balap liar, hingga judi online,” tegas Basuki (8/3/2026).

Basuki juga menantang para pemuda untuk tidak berhenti di sini. Ia mendorong mereka untuk memanfaatkan fasilitas Stadion Kudungga dan bergabung dengan komunitas atlet seperti PASI dan IGOR. “Siapa tahu, dari lintasan jalanan ini lahir atlet-atlet yang nantinya mengharumkan nama Kutai Timur di ajang Porprov,” tambahnya optimis.

Senada dengan Basuki, Anggota DPRD Kutai Timur, Yusri Yusuf, menekankan bahwa di bulan Ramadan, kebersamaan jauh lebih mahal daripada sekadar trofi juara. “Menang atau kalah itu biasa. Yang terpenting adalah menjaga sportivitas dan ukhuwah. Saya berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkelanjutan,” pesan Yusri kepada para peserta.

Sekretaris KNPI Kutai Timur, Zulkifli Alwi, menjelaskan bahwa Street Run ini digagas sebagai jawaban atas kebutuhan ruang ekspresi anak muda Sangatta yang haus akan interaksi sosial positif selama Ramadan.

“Kami ingin menghidupkan semangat Ramadan yang produktif. Ini adalah momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menyalurkan bakat olahraga masyarakat secara tepat guna,” jelas Zulkifli.