Samarinda – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Timur menyatakan kesiapan untuk menjalankan hasil retret nasional Partai Demokrat yang digelar di Pacitan, Jawa Timur. Kegiatan yang diikuti ratusan kader dari seluruh Indonesia itu menjadi ajang refleksi dan penguatan ideologi partai menuju masa depan.
Retret yang berlangsung di tanah kelahiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, digelar dalam suasana sederhana namun penuh makna. Para kader diajak merenungkan kembali nilai-nilai dasar partai, seperti integritas, kerja nyata, dan kepedulian terhadap rakyat.
Plt Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, Bambang Soepriyadi, menegaskan bahwa semangat dari Pacitan akan menjadi bekal penting bagi Demokrat di Kalimantan Timur.
“Retret ini menyadarkan kami bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tapi juga tentang pengabdian dan nilai-nilai moral. Ini akan kami tanamkan hingga ke akar rumput,” ujarnya saat dihubungi di Samarinda, Sabtu 5 Juli 2025.
Bambang menyebut, Demokrat Kaltim akan segera melakukan konsolidasi kader di kabupaten/kota, mengaktifkan kembali sekolah politik internal, dan mendorong kerja nyata di tengah masyarakat.
“Kaltim adalah wilayah strategis dengan dinamika politik tinggi. Kami harus hadir dengan cara baru yang lebih membangun dan mendengarkan,” tambahnya.
Retret Pacitan juga menjadi titik awal penegasan arah partai menuju 2029, dengan fokus pada regenerasi kader, penguatan struktur, dan peneguhan nilai partai. Transisi antargenerasi dipandang sebagai kekuatan, bukan perpecahan.
Bambang menegaskan, pihaknya akan membentuk tim pengawal hasil retret agar nilai-nilai dari Pacitan benar-benar diterapkan hingga tingkat paling bawah.
“Kami ingin jadi kuat, bukan karena gaduh, tapi karena setia pada prinsip dan sabar dalam perjuangan. Itu pelajaran penting dari Pacitan,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan