Sangatta News – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, menyebut bonus Demografi yang dimiliki saat ini memberikan peluang yang sangat besar untuk mendukung kemajuan pembangunan di berbagai sektor. Namun, peluang emas ini hanya bisa dipetik jika kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dipersiapkan secara matang sejak dini.

Menurutnya tanpa bekal keahlian dan pendidikan yang mumpuni, justru akan melahirkan tantangan sosial bagi bangsa. Untuk itu perlu adanya langkah strategis dalam menyikapi persoalan ini agar  Bonus Demografi tidak berubah menjadi bencana demografi.

Hal itu disampaikan Bupati Ardiansyah saat menghadiri pelepasan siswa SMA Negeri 2 Sangatta Utara yang berlangsung di ruang Akasia, Gedung Serba Guna, Kawasan Bukit Pelangi Sangatta, Selasa (07/04/2026).

Bupati menyebut dalam waktu lima tahun mendatang akan ada ledakan jumlah tenaga ahli dari berbagai bidang ilmu berasal dari siswa yang saat ini dinyatakan lulus dan melanjutkan ke jenjang pendidikan Perguruan Tinggi. Melimpahnya tenaga produktif ini menurutnya menjadi sebuah investasi yang menguntungkan dalam setiap proses pembangunan daerah.

“Jika setiap tahun ada sekitar 150 sampai 200 lebih anak-anak kita diberikan kesempatan menempuh pendidikan sarjana di berbagai perguruan tinggi, maka ke depan kita sudah banyak memiliki sumber daya manusia yang berdaya saing dan siap terjun ke dunia kerja,” ungkapnya.

Berkaitan dengan kegiatan yang mengusung tema “Extration expectation sparkle for star generation”, orang nomor satu di pemkab Kutim itu memberikan apresiasi atas prestasi yang raih di antaranya mampu  meloloskan puluhan siswanya ke perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes. Ia juga meminta agar para orang tua  memberikan dukungan penuh dalam menimba ilmu di perguruan tinggi terbaik demi meraih cita-citanya.

“Tahun ini ada 30 siswa SMA 2 yang langsung diterima melalui program SNBP. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru yang sudah memberikan dasar-dasar agar mereka lebih mandiri nanti di masa yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA 2 Sangatta Utara, Hasrul, menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater. Ia berharap para wisudawan tetap memegang teguh nilai-nilai disiplin yang selama ini diajarkan di sekolah saat beradaptasi di lingkungan baru nanti.

“Kelulusan ini adalah gerbang awal, kami ingin seluruh siswa yang telah lolos jalur prestasi maupun yang masih berjuang, tetap menunjukkan kualitas diri sebagai generasi bintang sesuai tema acara kita hari ini,” jelas Hasrul.