Sangatta News – Ahmad Fadhil, qari muda binaan LPTQ Kalimantan Timur (Kalrim) yang mewakili Indonesia di cabang Tilawah dan Hafiz 5 Juz berhasil meraih peringkat II dunia mengungguli peserta dari puluhan negara.
“Alhamdulillah, prestasi ini wujud nyata bahwa anak Kaltim mampu berkiprah di tingkat dunia. Terima kasih Fadhil, engkau telah mengharumkan Kaltim dan Indonesia,” ujar Rudy Mas’ud (Harum), Gubernur Kalimantan Timur yang hadir langsung di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional di Kota Rabat Maroko yang digelar pada 25 Agustus – 1 September 2025.
Kehadiran Rudy Mas’ud bersama jajaran LPTQ Kaltim memberikan dukungan penuh kepada Ahmad Fadhil. Dukungan Rudy terbukti membawa energi positif. Penampilan Ahmad Fadhil begitu memukau dewan juri hingga mendapat apresiasi istimewa, bahkan ucapan “Barakallahu fik” dua kali dari Ketua Dewan Juri.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi Kaltim, tetapi juga untuk bangsa Indonesia. Kehadiran kami adalah bentuk dukungan penuh agar anak-anak Kaltim percaya diri tampil di panggung dunia,” ujar Rudy Mas’ud penuh rasa bangga.
Ahmad Fadhil menjadi delegasi Indonesia setelah sebelumnya menjadi juara 1 pada MTQ XXX Tingkat Nasional di Samarinda tahun 2024 lalu. Pencapaian Fadhil menambah panjang daftar prestasi yang ditorehkan oleh putra-putri terbaik Kaltim di bidang MTQ sepanjang tahun 2025.
Sebelumnya, Imran Nurkarim meraih Juara 1 cabang tilawah dewasa pada MTQ Internasional di Jakarta, Februari lalu. Selain itu, Yasin Albar yang menjadi Juara 1 hafiz 30 juz di ajang yang sama, bahkan berhasil menembus babak final di Arab Saudi setelah mengalahkan ratusan peserta dari berbagai negara.
Tak henti-hentinya di situ, prestasi gemilang juga datang dari Haikal Al Ghifari yang menjuarai cabang Tafsir Bahasa Arab di Brunei Darussalam, serta Nur Rahmiyatin Adha yang meraih Juara 3 tilawah putri di MTQ Antarbangsa Malaysia, Agustus 2025.
“Prestasi Ahmad Fadhil ini semakin melengkapi rangkaian keberhasilan pelatihan yang kami lakukan melalui LPTQ Provinsi Kaltim,” jelas Dasmiah, Ketua II Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim, Dasmiah.
Ia juga menambahkan bahwa semua ini tidak lepas dari keberhasilan Kaltim yang berhasil keluar sebagai juara umum dengan mengantongi 24 juara pertama pada MTQ Nasional sebelumnya.
Prestasi Kaltim di ajang internasional akan terus berlanjut. Pada bulan September mendatang, Andi Saputra akan berkompetisi di cabang hafiz 15 juz, sementara Jumarlin akan mewakili Indonesia di cabang tilawah remaja di MTQ Internasional di Kroasia. “Semoga nanti kita bisa kembali mengukir prestasi,” harap Dasmiah.
Tak hanya fokus mendampingi peserta, Gubernur Rudy Mas’ud juga memanfaatkan momentum ini untuk membangun jejaring pendidikan. Dalam pertemuan dengan Rektor Institut Mohammad VI, Rudy membahas peluang kerja sama pengiriman mahasiswa Kaltim, khususnya para hafiz Qur’an, guna memperdalam tafsir di salah satu pusat studi Al-Qur’an terbaik dunia.
Kunjungan Gubernur Kaltim ke Maroko juga disambut hangat Dubes RI untuk Maroko, Mayjen TNI (Purn) Juju Sutrisna yang menyatakan siap mendukung kerja sama pendidikan antara Kaltim dan Maroko. Khususnya dalam pengembangan studi Al-Qur’an.
Dengan torehan prestasi ini, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim akan terus hadir mendukung generasi muda daerah agar berani tampil di panggung internasional. Baik dalam bidang agama, pendidikan, maupun prestasi lainnya.


Tinggalkan Balasan