Sangata News – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap melakukan perubahan fundamental dalam penanganan sampah dengan menggenjot implementasi Gaya Hidup Sadar Sampah melalui kebijakan pengelolaan berbasis sumber. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim menggelar Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Gedung Wanita, Bukit Pelangi, untuk mengatasi permasalahan sampah yang dinilai semakin mendesak.
Kepala DLH Kutim, Aji Wijaya Efensi, menegaskan bahwa untuk membangun pengelolaan sampah yang lebih baik, dibutuhkan upaya progresif dan kolaborasi produktif dari semua pihak.
“Upaya yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan sampah adalah mengolah sampah di sumber secara bertanggung jawab, yang tidak mencemari lingkungan. Kami ingin menjadikan Kabupaten yang kita cintai ini menjadi bersih, sehat, dan berkelanjutan, yang dapat dinikmati oleh semua generasi,” ujar Aji Wijaya Efensi.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari Instruksi Bupati Ardiansyah Sulaiman Nomor B-600.4.15.2/12157/BUP tentang Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.
Ketua Panitia Pelaksana, Nurrahmi Asmalia, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari dengan menyasar dua kelompok target utama. Pertama adalah pelaku usaha yang diiikuti 100 perwakilan pelaku usaha pada 17 November 2025. Kedua adalah dari kalangan pendidikan diikuti oleh 250 undangan yang terdiri dari Kepala Sekolah/perwakilan dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA/SMK.
Tujuan utama acara yang menghadirkan empat narasumber ahli ini adalah meningkatkan kesadaran publik, pelaku usaha, dan dunia pendidikan akan pentingnya mengolah sampah sejak dari sumbernya dan mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan yang komprehensif dari hulu ke hilir.
DLH Kutim menekankan bahwa sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan pengelolaan sampah yang utuh, sekaligus memperkuat peran Pemkab dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan