Sangatta News – Langkah nyata mendukung kedaulatan pangan nasional kembali digulirkan di Kutai Timur. Polsek Kaliorang resmi menggandeng PT Ganda Alam Makmur (GAM) untuk menghijaukan lahan produktif seluas 10.200 meter persegi dengan tanaman jagung pipil unggulan di Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan implementasi strategis dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.
Sejak pagi, semangat kolaborasi terlihat jelas di lapangan. Personel kepolisian dari Polsek Kaliorang, termasuk Kanit Binmas Aipda Meliyanto dan Bhabinkamtibmas Aipda Supiyandi, bahu-membahu bersama 15 karyawan PT GAM menanam bibit jagung.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah setempat dengan kehadiran Camat Kaubun, Saprani, serta perwakilan BPD Bumi Etam. Kolaborasi lintas sektor ini menandai babak baru dalam pemanfaatan lahan perusahaan untuk kepentingan publik.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa peran Polri saat ini telah bertransformasi—tidak hanya menjaga Kamtibmas, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui sektor agraris.
“Penanaman jagung pipil ini adalah manifestasi sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha. Kami ingin memastikan setiap jengkal lahan produktif di Kutim memberikan manfaat ekonomi nyata dan memperkuat stabilitas pangan kita,” tegas AKBP Fauzan.
Kapolres juga menginstruksikan seluruh jajaran Polsek di wilayah Kutim untuk terus berinovasi dan aktif terlibat dalam program produktif serupa guna memastikan keberlanjutan sektor pertanian.
Pihak PT GAM menyatakan bahwa penanaman pada Kuartal IV tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan daerah. Pemilihan jagung pipil sebagai komoditas utama didasari oleh kebutuhan pasar yakni memenuhi permintaan jagung pipil yang tinggi di tingkat lokal maupun nasional.
Selain itu juga bisa sarana edukasi petani, menjadi menjadi percontohan bagi kelompok tani sekitar untuk mengoptimalkan lahan mereka sendiri. Kerja sama ini juga sekaligus memanfaatkan lahan perusahaan agar tetap produktif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan pemantauan berkala hingga masa panen tiba, guna memastikan target produktivitas tercapai maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Kaubun.


Tinggalkan Balasan