Sangatta News – Kapolres Kutai Timur (Kutim), AKBP Fauzan Arianto, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang berlangsung di wilayah Kutim, Jumat (1/5/2026). Aksi yang melibatkan massa dari sembilan serikat pekerja tersebut dinilai berjalan sangat aman, tertib, dan kondusif.
Apresiasi tersebut disampaikan Kapolres usai memantau langsung jalannya aksi dan audiensi antara perwakilan buruh dengan Pemerintah Kabupaten Kutim di Kantor Bupati.
AKBP Fauzan Arianto menjelaskan bahwa kondusivitas wilayah selama May Day merupakan hasil kerja keras tim gabungan. Sebanyak 850 personel lintas instansi dikerahkan untuk memberikan pelayanan pengamanan, yang terdiri dari unsur Polres Kutim, TNI, Satpol PP, Pemerintah Kabupaten Kutim, Dinas Pemadam Kebakaran serta Dinas Kesehatan.
“Kami bersama seluruh stakeholder turun langsung memberikan pelayanan dalam aksi damai ini. Alhamdulillah, situasi berjalan aman dan kondusif dari awal hingga akhir,” ujar Fauzan.
Kapolres menilai, pola penyampaian aspirasi yang dilakukan para buruh hari ini menunjukkan tingkat kedewasaan yang tinggi dalam berdemokrasi. Massa mampu menyuarakan tuntutan secara humanis tanpa harus mengganggu ketertiban umum.
“Ini menunjukkan kedewasaan saudara-saudara kita buruh dalam menyampaikan aspirasi secara aman dan damai. Kami juga memastikan pengawalan dilakukan secara melekat, mulai saat mereka berangkat hingga kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan selamat,” tambahnya.
Terkait poin krusial mengenai dugaan pelanggaran aturan ketenagakerjaan oleh sejumlah perusahaan di Kutim, AKBP Fauzan menegaskan bahwa Polri akan terus memantau perkembangannya.
Ia menyebutkan bahwa segala temuan yang dilaporkan buruh dalam audiensi akan ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum dan pengawasan yang berlaku di daerah.
“Nantinya akan ditindaklanjuti melalui tim pengawas independen yang sudah terbentuk di Kabupaten Kutai Timur. Kita tunggu hasilnya dan akan kami update perkembangannya kepada publik,” tegas Kapolres dengan nada optimis.
Menutup pernyataannya, Kapolres kembali berterima kasih kepada seluruh elemen buruh yang telah bekerja sama menjaga “Bumi Untung Benua” tetap stabil selama peringatan hari besar para pekerja tersebut.


Tinggalkan Balasan