Sangatta News – Nama Kabupaten Kutai Timur (Kutim) makin harum di tingkat provinsi. Bahri Ilman Firdaus, desainer asal Kutai Timur, berhasil meraih Juara I dalam ajang bergengsi Sayembara Desain Batik ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Karya Bahri yang bertajuk “Representasi Kerajaan Kutai Kartanegara” sukses memikat hati dewan juri dan menyisihkan 148 peserta lainnya yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Jawa Barat, Sulawesi Selatan, hingga Sumatera Selatan. Pengumuman kemenangan ini dilakukan dalam acara Grand Final yang berlangsung di Samarinda, Selasa (23/12/2025).

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa desain karya pemenang bukan sekadar pajangan. Karya terbaik ini akan dikembangkan menjadi motif Batik ASN resmi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Seluruh desain finalis menjadi milik Pemprov Kaltim. Karya terbaik akan kita kembangkan sebagai identitas resmi pemerintah daerah. Saat kita memberikan cenderamata atau mengenakan batik ini, kita bangga menyampaikan bahwa ini adalah hasil karya anak bangsa melalui sayembara,” ujar Sri Wahyuni.

Filosofi dan Edukasi Budaya

Kemenangan Bahri dianggap sangat layak karena kemampuannya melakukan riset mendalam terhadap identitas budaya lokal. Desainnya tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga memuat nilai sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara yang menjadi akar budaya Kalimantan Timur.

Proses penilaian dilakukan dewan juri yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, dan praktisi. Di antaranya Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni selaku Ketua Dewan Juri, Dita Andansari dari Politeknik Negeri Samarinda, Nanang Rakhmad Hidaya dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Dr. Erwiantono dari Universitas Mulawarman dan Komite Ekraf Kaltim, serta Imam Pranawa Utama owner Batik Melayu Kutai Kartanegara.

Rangkaian kegiatan sayembara dimulai dari pendaftaran dan penyisihan pada 13–30 November 2025, penjurian pada 4–5 Desember 2025, technical meeting pada 7 Desember, proses pembuatan karya finalis pada 8–21 Desember, hingga Grand Final pada 23 Desember 2025.

Sebanyak enam finalis terpilih pada masing-masing kategori mengikuti sesi pemaparan desain dan penilaian terbuka dari dewan juri. Melalui kegiatan ini, Pemprov Kaltim berharap lahir desain batik dan souvenir khas yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mampu memperkuat identitas budaya Kalimantan Timur.

Selain mendorong UMKM, sayembara ini juga dinilai efektif sebagai sarana edukasi budaya. “Ini sekaligus menjadi ruang sosialisasi budaya Kaltim secara nasional, karena sayembara ini terbuka untuk peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” tambahnya.

Ia berharap ke depan sayembara serupa dapat terus digelar dan dikembangkan untuk berbagai jenis suvenir khas daerah, sehingga masyarakat yang berkunjung ke Kalimantan Timur memiliki oleh-oleh dengan fungsi dan ciri khas budaya lokal yang kuat.

Daftar Lengkap Pemenang Sayembara 2025

Kategori Desain Batik ASN Pemprov Kaltim

  • Juara I: Bahri Ilman Firdaus (Kutai Timur, Kaltim)
  • Juara II: Fasmaqullah (Bantul, DI Yogyakarta)
  • Juara III: Ari Marvian (Penajam Paser Utara, Kaltim)
  • Harapan I: Anggit Hari Wibowo (Kota Tangerang, Banten)
  • Harapan II: Candra Yuana Putra (Kota Malang, Jatim)
  • Harapan III: Nadya Pradita Hosensyah (Kota Samarinda, Kaltim)

Kategori Souvenir Khas Daerah Kaltim

  • Juara I: Syandy Diantrisna Kusuma (Kutai Kartanegara, Kaltim)
  • Juara II: Ditha Nizaora, S.Sn., M.Sn (Balikpapan, Kaltim)
  • Juara III: Dadang Supriadi (Kutai Kartanegara, Kaltim)
  • Harapan I: Iendy Zelviean Adhari (Kutai Kartanegara, Kaltim)
  • Harapan II: Wintri Azzahra (Kota Cirebon, Jabar)
  • Harapan III: Etwin Fibrianie (Kota Samarinda, Kaltim)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap sayembara ini menjadi pemantik bagi para kreator lokal untuk terus berkarya. Dengan terpilihnya desain dari Kutai Timur sebagai pemenang utama, hal ini membuktikan bahwa kualitas desain perajin lokal Kaltim mampu bersaing dan unggul di tingkat nasional.