Sangatta News – Bupati Kutai Timur (Kutim), H. Ardiansyah Sulaiman, meresmikan sejumlah proyek infrastruktur strategis dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Karangan, Sabtu (31/1/2026). Proyek yang diresmikan meliputi fasilitas ekonomi, pariwisata, hingga pusat kebudayaan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Kaltim Agusriansyah Ridwan, Anggota DPRD Kutim Sayyid Umar, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kutim.

Agenda dimulai dengan peresmian Kantor Koperasi Serba Usaha (KSU) Permata Jaya di Dusun Tepian, Desa Karangan. Ardiansyah berharap keberadaan kantor permanen ini mampu memperkuat tata kelola koperasi sebagai penggerak ekonomi warga.

“Koperasi adalah soko guru ekonomi kita. Dengan adanya kantor permanen ini, saya berharap KSU Permata Jaya semakin solid dalam menyejahterakan anggotanya di Kecamatan Karangan,” ujar Ardiansyah.

Selanjutnya, rombongan meninjau progres pembangunan Kolam Wisata Desa di Desa Karangan Seberang. Bupati menekankan pentingnya studi kelayakan (feasibility study) agar pembangunan destinasi wisata yang menggunakan dana desa tersebut dapat tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi pendapatan asli desa.

Selain meninjau potensi wisata, Ardiansyah juga merespons usulan pembangunan kanal banjir di RT 06 Karangan Seberang guna mengatasi masalah genangan air yang kerap mengganggu aktivitas warga saat musim hujan.

Di bidang keagamaan, Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Tahfidz Darussalam. Kegiatan ini disebut sebagai upaya pemerintah dalam mendukung pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an di wilayah tersebut.

Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan peresmian Balai Adat Basap di Desa Karangan Seberang. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Ardiansyah menegaskan agar gedung tersebut difungsikan secara optimal sebagai pusat pelestarian budaya dan ruang musyawarah lembaga adat.

“Marwah balai adat ini harus dijaga sebagai ruang bertukar pikiran agar tradisi leluhur tetap bersemi di tengah perubahan zaman,” tambahnya.