SangattaNews – Ketua Organisasi Masyarakat Peduli Kutai Timur (MPKT), Edy Hoddi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada perusahaan tambang PT Ithaca Resources atas respons positif terhadap proposal program pemberdayaan masyarakat yang diajukan oleh MPKT. Sangatta, 07/03/2026

Proposal tersebut berkaitan dengan rencana program budidaya alpukat di atas lahan seluas kurang lebih 20 hektare yang berlokasi di wilayah Rantau Pulung. Program ini direncanakan akan didukung melalui dana CSR/TJSL dari pihak perusahaan sebagai bagian dari kontribusi terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Edy Hoddi menjelaskan bahwa pihak CSR PT Ithaca Resources telah memberikan respons awal dengan menjadwalkan diskusi teknis bersama MPKT guna membahas lebih lanjut mekanisme serta tahapan pelaksanaan program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Ithaca Resources yang telah merespons proposal MPKT. Saat ini Ketua CSR perusahaan telah menjadwalkan pertemuan untuk membahas teknis pelaksanaan program budidaya alpukat ini bersama kami,” ujar Edy Hoddi.

Menurutnya, apabila program tersebut dapat berjalan dengan baik, dalam kurun waktu 3 hingga 4 tahun ke depan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di Rantau Pulung. Selain itu, program ini juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Timur.

Edy juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar program tersebut dapat terealisasi dan berjalan secara berkelanjutan.

“Saya berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Program budidaya alpukat ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pertanian semata, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus menjadi salah satu langkah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal di Kutai Timur. [Jamaluddin]