Sangatta News-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Timur telah usai. Ini merupakan sebuah kabar penting untuk seluruh khalayak Kutim, bahwa kerangka arah pembangunan Kabupaten yang Gemah Ripah Loh Jinawi ini, sebentar lagi akan termuat dengan rapih dalam dokumen RPJMD pemerintah daerah sebagai acuan untuk pembangunan 2025-2030.

Lima tahun tentu bukan waktu yang singkat. Setelah Musrenbang RPJMD dilalui, Bupati terpilih Kutim, Ardiansyah Sulaiman beserta seluruh jajarannya, akan memiliki waktu selama 60 bulan dan 1.825 hari untuk memberikan bukti konkrit kepada seluruh Masyarakat Kutim yang telah menitipkan harapan hidup yang baik, layak, dan berkeadilan kepadanya. Bahwa Bupati Terpilih Ardiansyah Sulaiman adalah pilihan yang tepat untuk mengurusi seluruh pundi-pundi kehidupan sosial, masyarakat, serta lingkungan yang termuat dalam teritorial kepemimpinannya.

Hal tersebut, semakin dekat setelah tahap Musrenbang RPJMD yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Bupati Kutai Timur telah dilalui. Musrenbang yang merupakan forum komunikasi serta penyerapan aspirasi untuk menyelaraskan RPJMD yang melibatkan seluruh pemangku kebijakan serta sebagian perwakilan masyarakat Se-Kutai Timur, sebelum sampai pada tahap penetapan dalam dokumen RPJMD, kini telah terlaksana. Ini menandakan bahwa visi dan misi Bupati Terpilih Ardiansyah Sulaiman yang dilantik beberapa bulan yang lalu, sebentar lagi akan memasuki tahap eksekusi realisasi. Hal tersebut dikonfirmasi melalui beberapa pandangan oleh Jimmi, selaku Ketua DPRD Kutim.

“Kegiatan Musrenbang RPJMD didalamnya disusun program kegiatan yg disesuaikan dengan visi dan misi Kepala Daerah Terpilih. Tujuannya adalah agar kemudian rencana dapat berproses dengan optimal” Ujar Jimmi.

Dalam momen Pilkada, selain karena beberapa alasan yang lain. Salah satu yang menjadi daya tarik untuk mengambil keputusan memilih calon Kepala Daerah adalah karena adanya visi dan misi yang dianggap layak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga dengan demikian, Jimmi, menerangkan bahwa dalam kegiatan Musrenbang RPJMD Kutim kecenderungannya mengarah pada penentuan dan dukungan berdasarkan pada visi Bupati Terpilih. Dengan alasan yang berdasar pada keinginan masyarakat yang memilih Bupati Terpilih Kutim atas dasar visi yang ditetapkan.

“Kuta cenderung menyelaraskan aja visi Bupati, karena masyarakat memilih kepala daerah berdasarkan visi misinya, jadi kewajiban seluruh komponen skpd menyukseskan program janji tersebut” Lanjut Jimmi.

Perencanaan yang kemudian akan turun dalam bentuk proses tindakan. Butuh beberapa prinsip sebagai instrumen. Dengan demikian, Jimmi menghaturkan nawaitu serta harapannya. Bahwa visi dan misi Bupati akan terealisasi dengan baik, apabila seluruh elemen ikut berpartisipasi agar visi dan misi dapat terarah dan tercapai dengan baik sehingga tercipta masyarakat Kutai Timur yang sejahtera sebagai tujuan.

“kita berharap semua proses perencanaan tersebut berjalan dengan matang, sehingga dapat terarah dalam pencapaian target utama yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat kabupaten Kutai Timur” Kata penutup dari politikus PKS yang identik dengan peci dikepala setiap saat. [Jamal]