Sangatta News – Komunitas Pemuda Kutim Hebat mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk membentuk Dinas Ekonomi Kreatif sebagai upaya strategis dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi non-ekstraktif di daerah.

Ketua Pemuda Kutim Hebat Hebat Habibi mengungkapkan, keberadaan dinas khusus yang menangani sektor ekonomi kreatif dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Ekonomi kreatif bisa menjadi penggerak baru perekonomian Kutim jika dikelola secara serius. Banyak anak muda memiliki potensi luar biasa di bidang musik, desain, kuliner, dan lainnya. Mereka hanya butuh wadah dan dukungan,” ungkap Habibi, Senin (26/5/2025).

Ekonomi kreatif sendiri terdiri dari 18 subsektor yang diakui pemerintah pusat, di antaranya arsitektur, desain komunikasi visual, film, fotografi, kriya, kuliner, musik, mode, dan aplikasi. Habibi menyampaikan bahwa Kutai Timur memiliki peluang untuk mengembangkan sebagian besar subsektor tersebut, terutama dengan dukungan ekosistem digital yang terus tumbuh.

Dengan adanya Dinas Ekonomi Kreatif, Pemuda Kutim Hebat berharap dapat dilakukan pemetaan pelaku kreatif, fasilitasi pelatihan, penguatan promosi dan pemasaran produk lokal, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal dan mengadvokasi usulan ini. Dukungan kelembagaan akan menjadi kunci dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif, kreatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pemuda Kutim Hebat juga telah menjalin komunikasi awal dengan beberapa stakeholder dan menggelar berbagai kegiatan berbasis komunitas sebagai bentuk nyata potensi sektor ini. Mereka optimistis bahwa dengan dukungan dari pemerintah daerah, Kutai Timur bisa menjadi salah satu daerah unggulan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.