Sangatta News – Badan Koordinasi Majelis Ta’lim–Dewan Masjid Indonesia (BKMM–DMI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat posisinya sebagai ujung tombak pembinaan karakter dan pemberdayaan umat. Pelantikan 49 Pengurus Pimpinan Cabang (PC) BKMM–DMI periode 2025–2030, yang berasal dari tujuh kecamatan, menjadi penanda dimulainya fase baru penguatan peran masjid dan majelis ta’lim di Kutim.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Akasia Gedung Serbaguna (16/12/2025) ini, disaksikan langsung Bupati Ardiansyah Sulaiman, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran BKMM–DMI sebagai mitra strategis dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia.

Ketua BKMM–DMI Kutim, Siti Robiah A, menyatakan bahwa visi utama organisasi ini adalah mewujudkan anggota majelis ta’lim yang bertaqwa, berakhlakul karimah, cerdas, mandiri, dan sejahtera demi mewujudkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Ia menggarisbawahi peran BKMM–DMI yang melampaui kegiatan spiritualitas semata. Misinya meliputi pemberdayaan umat dengan mengembangkan majelis ta’lim dan memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan sosial. Selain itu juga melakukan pembinaan dan kaderisasi kepemimpinan serta kerja sama intensif dengan pemerintah dan swasta.

“Melalui BKMM–DMI, kita ingin majelis ta’lim dan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ucap Siti Robiah, yang juga istri Bupati Kutim.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah daerah memandang masjid dan majelis ta’lim sebagai mitra penting dalam pembentukan karakter dan akhlak masyarakat, khususnya umat Muslim.

Bupati memberikan mandat khusus kepada pengurus PC yang baru dilantik dari tujuh kecamatan (Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Kaliorang, Sangkulirang, Kombeng, dan Muara Wahau).

“Jadikanlah BKMM ini sebagai wadah yang sifatnya koordinatif. Maka ibu-ibu tadi yang dilantik sebagai PC BKMM di masing-masing kecamatannya harus sesegera mungkin untuk melakukan koordinasi dengan majelis ta’lim yang ada,” ujar Ardiansyah.

Mandat ini bertujuan memastikan bahwa setiap kegiatan BKMM di tingkat kecamatan terpadu dan selaras dengan program pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Senada, Ketua DMI Kutim, Munif Naim, berharap PC BKMM yang baru dapat menyebarkan dakwah Islamiah dan, yang terpenting, menyiarkan kegiatan masjid-masjid di wilayahnya sehingga semarak kegiatan keagamaan semakin terasa di tengah masyarakat.

Pelantikan ini menandai kesiapan BKMM–DMI untuk menjadi garda terdepan dalam membangun SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual di Kutai Timur.