Sangatta News – Komitmen Polres Kutai Timur dalam memberantas narkoba tidak mengenal batas. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Pilres Kutim menyasar Pondok Pesantren Paqusatta, Sangatta, bukan untuk penangkapan, melainkan penyelamatan. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini bertujuan membangun benteng pertahanan bagi para santri dari bahaya narkotika.

Dalam pemaparannya, Kaur Bin Ops Sat Resnarkoba, Iptu Haris, mengingatkan para santri bahwa narkoba adalah ancaman nyata yang tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. “Kami ingin adik-adik lebih sadar akan bahaya narkoba dan cara menghindarinya,” katanya.

Sosialisasi tersebut juga disertai dengan penyuluhan tentang jenis-jenis narkoba yang sering disalahgunakan serta cara-cara pencegahan yang bisa dilakukan di lingkungan sekitar. Selain itu, petugas kepolisian memberikan penjelasan tentang peraturan hukum terkait dengan narkoba, termasuk hukuman yang dapat dikenakan bagi mereka yang terlibat dalam penyalahgunaan atau peredaran narkotika.

Dengan pemahaman ini, diharapkan para santri tidak hanya bisa menjaga diri,tapi juga menjadi agen perubahan untuk lingkungan yang lebih bersih dari narkoba. Antusiasme para peserta dalam kegiatan ini cukup tinggi. Banyak dari mereka yang aktif bertanya mengenai cara-cara menghindari pergaulan buruk serta bagaimana melaporkan bila ada indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari Komitmen Polres Kutai Timur untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Kutai Timur dan menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sat Resnarkoba berharap dengan kegiatan semacam ini, masyarakat lebih berperan aktif dalam mencegah bahaya narkoba dan melaporkan setiap indikasi kejahatan narkoba yang ada di lingkungan mereka.

Dengan berlangsungnya sosialisasi ini, juga diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga generasi muda dari peredaran narkotika.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Kutai Timur untuk tidak hanya menindak, tetapi juga gencar melakukan pencegahan dengan mengedukasi masyarakat. Diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat serta menumbuhkan tanggung jawab kepada para santri dan generasi muda lainnya untuk menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.