Sangatta News – Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis di perbatasan RI-PNG, secercah harapan memajukan pendidikan terus disemai. Pos Melky Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT membagikan alat tulis kepada puluhan anak-anak di Kampung Melky, Senin (23/6/2025) sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat belajar anak-anak.
“Alat tulis ini merupakan barang yang sederhana, namun memberikan pengaruh yang besar terhadap anak-anak setempat. Salah satunya memberikan dan menumbuhkan semangat mereka untuk terus menuntut ilmu dan belajar,” ungkap Danpos Melky, Letda Inf Ahmad Iriyanto.
Alat tulis mungkin terlihat sederhana, namun di daerah terpencil seperti Kampung Melky, benda ini adalah kebutuhan pokok yang sulit didapat. Keterbatasan distribusi membuat masyarakat seringkali kesulitan memenuhi kebutuhan dasar ini. Kondisi inilah yang mendorong personel Pos Melky bergerak, berkeliling kampung untuk langsung membagikan alat tulis kepada anak-anak yang mereka temui.
Bagi Satgas Pamtas, semangat dan motivasi belajar anak-anak di perbatasan adalah investasi masa depan. Mereka percaya, bangsa yang maju adalah bangsa dengan kualitas pendidikan yang baik, dan ini dimulai dari kemauan serta semangat anak-anak untuk belajar.

Respon positif datang dari orang tua. Tapianus Uma, salah satu orang tua anak yang menerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya. “Terima kasih telah mendukung anak-anak kami untuk terus belajar dan belajar. Dengan bantuan ini semoga menjadi pendorong dan harapan bagi kami untuk terus maju, terutama di Kampung Melky ini,” ujarnya.
Kegiatan ini bukan hanya tentang membagikan alat tulis, melainkan tentang menyalakan kembali api semangat belajar, memastikan bahwa anak-anak di ujung negeri pun memiliki kesempatan yang sama untuk meraih mimpi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. [Ainun]


Tinggalkan Balasan