Sangatta News – Sebuah acara yang menjadi ruang kreatif baru bagi para pelaku seni, kolektor, dan penikmat musik lokal digelar di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Titik Temu Production menjadi penggagasnya lewat acara bertajuk Record Store Day 2025, pesta musik sekaligus perayaan industri kreatif lokal.
Kegiatan yang diadakan di Cafe Meet Point, Minggu (15/5/2025) ini dihadiri beberapa komunitas seni dan puluhan pecinta musik yang ada di Sangatta. Acara ini juga menjadi ajang pameran beberapa kolektor kaset pita atau CD album yaitu dari Christo Ghanesa Collection, Rendyjs Collection dan Borneo Mayhem Collection.
Ada juga kolektor Sangatta Diecast dan Rawa Bloc, salah satu satu seniman seni lukis. Kegiatan ini juga dimeriahkan beberapa band pengisi seperti Ayam Guring, Broken Radio dan M.O.B, juga tak ketinggalan DJ Kalist turut menghibur di acara.
Ketua Panitia Penyelenggara, Nur Ichsan mengatakan event ini merupakan pertama kalinya diadakan kawan-kawan Titik Temu. “Biasanya Record Store Day ramai di kota besar seperti Samarinda atau Balikpapan. Sekarang, Sangatta juga bisa! Meski sempat bingung soal konsep dan dukungan sponsor, akhirnya bisa juga kami wujudkan,” ujar Nur, saat ditemui di lokasi acara.
Digelarnya acara ini, lanjut Nur, merupakan sebuah pencapaian luar biasa bagi Sangatta. Ia berharap Record Store Day di Sangatta ini dapat mengangkat karya-karya anak muda lokal dan semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan ke depan.
Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Kutai Timur, Pandy Widiarto, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh pemuda daerah. Ia mengaku antusias dengan acara ini dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Titik Temu Production yang dinilai selaras dengan visi nasional dalam pengembangan ekonomi kreatif.
“Ini adalah wujud nyata bahwa sektor kreatif bisa tumbuh di mana saja. Pemerintah pusat mendorong, dan kita di daerah juga harus menanggapi dengan langkah nyata. Jika acara seperti ini rutin digelar dengan dukungan dari pemerintah daerah, bukan tidak mungkin Kutai Timur menjadi salah satu pusat kreativitas baru di Kalimantan Timur bahkan di tingkat nasional,” ungkap Pandy.
Dengan semangat kolaboratif dan dukungan yang perlahan mulai terbentuk, Record Store Day edisi Sangatta menunjukkan bahwa musik, seni, dan semangat komunitas masih menjadi kekuatan besar untuk menghidupkan ruang-ruang kreatif di daerah.


Tinggalkan Balasan