Kutai Timur – Kepala Desa (Kades) Susuk Tengah, Kecamatan Sandaran, Ainul Yaqin,mengakui dana desa sebesar Rp.681 juta raib setelah ditipu seorang sales mobil Mitsubishi berinisial RR di Sangatta. Dana tersebut rencananya digunakan untuk membeli mobil pemadam kebakaran.
Warga yang resah kemudian menggelar rapat desa tanpa melibatkan perangkat resmi. Dalam forum itu, warga menuntut agar Ainul Yaqin istrahatkan dari jabatannya serta meminta audit dana desa.
Ainul Yakin menegaskan dirinya siap bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi.
“Benar, desa kami ditipu oleh sales mobil Mitsubishi di Sangatta, saat kami ingin melakukan pengadaan mobil damkar untuk desa,Uang yang kami serahkan untuk pengadaan mobil damkar dibawa kabur. Saya siap mengganti kerugian dan kasus ini sudah saya laporkan ke Polres Kutai Timur,” ujar Ainul.
Ia memastikan laporan tersebut kini dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.
“Proses hukum sudah berjalan, dan kami menunggu hasil penyelidikan dan akan di pangil saksi saksi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Menanggapi keluhan warga soal transparansi anggaran, Ainul menegaskan pihaknya rutin menggelar musyawarah desa untuk memastikan penggunaan dana desa akuntabel.
“Selama ini kami selalu membuka ruang musyawarah agar pengelolaan dana desa jelas dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.(ai)


Tinggalkan Balasan