Sangatta News– Komando Distrik Militer (Kodim) 0909/KTM secara masif menggerakkan Program Cetak Sawah Rakyat sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika energi global yang memicu kenaikan biaya produksi pertanian, mulai dari harga pupuk hingga biaya distribusi logistik.
Komandan Kodim 0909/KTM, Letkol Inf Ragil S. Yulianto, menegaskan bahwa kemandirian pangan adalah fondasi utama stabilitas daerah di tengah tekanan eksternal. “Ketahanan pangan merupakan landasan penting bagi stabilitas ekonomi suatu wilayah. Jika kebutuhan dasar pangan terpenuhi secara mandiri, gejolak dari luar tidak akan mudah menggoyahkan stabilitas daerah,” ujar Dandim Ragil.
Program ini fokus pada pembukaan lahan tidur menjadi sawah produktif untuk meningkatkan stok beras lokal. Dengan bertambahnya luas lahan sawah, ketergantungan Kutim terhadap pengiriman beras dari luar daerah dapat ditekan secara signifikan. Hal ini berdampak langsung pada efisiensi biaya logistik yang selama ini menjadi beban akibat fluktuasi harga BBM.
Selain pembukaan lahan, personel Kodim 0909/KTM juga memberikan pendampingan teknis kepada para petani, meliputi edukasi penggunaan alat mesin pertanian yang lebih hemat bahan bakar, penerapan pola tanam yang menjaga kesuburan tanah jangka panjang serta pendampingan lapangan dengan mengawal proses dari pembukaan lahan hingga masa panen.
Bukan sekadar proyek pertanian, program cetak sawah ini terbukti menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan. Lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini berubah menjadi ruang produksi yang menyerap tenaga kerja lokal, sehingga menghidupkan perputaran ekonomi di tingkat akar rumput.
Keterlibatan TNI dalam sektor agraria ini diharapkan mampu membangun fondasi ekonomi yang bertumpu pada sumber daya lokal. Dengan ketersediaan pangan yang terjaga, masyarakat Kutai Timur dinilai akan memiliki daya tahan yang lebih kuat dalam menghadapi ancaman inflasi global yang terus menghantui rantai pasok pangan dunia.


Tinggalkan Balasan