Sangatta News – Sebanyak 169 calon jamaah mengikuti pelaksanaan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 1447 H/2026 Masehi yang berlangsung selama tiga hari dari Sabtu (4/4/2026) hingga Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari persiapan menyeluruh sebelum keberangkatan ke Tanah Suci itu dipusatkan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kutai Timur, Bukit Pelangi Sangatta, Sabtu (04/04/2026). Kegiatan ini mengusung konsep pelayanan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

Melalui manasik ini para jamaah tidak hanya dibekali pemahaman tata cara ibadah haji, tetapi juga dipersiapkan secara fisik dan mental agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan mandiri.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang berkesempatan membuka kegiatan tersebut menyampaikan pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi para jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di Masjid Agung Al Faruq sebagai sarana latihan ibadah haji. “Di sana telah tersedia replika Ka’bah dengan ukuran panjang dan tingginya sama, serta lintasan sa’i yang bisa digunakan untuk latihan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Ardiansyah mengungkapkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas pendukung di Masjid Agung tersebut untuk persiapan latihan ibadah haji dan umrah di Kutai Timur.

“InsyaAllah dalam dua hingga tiga tahun ke depan, pembangunan kawasan Islamic Center di mesjid agung akan selesai, termasuk penyediaan mess atau penginapan bagi jamaah haji dan umrah,” tambahnya.

Ia juga berpesan agar jamaah langsung menghubungi atau berkomunikasi dengan petugas apabila menghadapi kendala dan kesulitan selama pelaksanaan ibadah haji. “Kami juga berpesan kepada para petugas agar benar-benar menjaga dan memperhatikan kondisi jamaah,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Timur, Mohlis Hasan, menyampaikan bahwa total jamaah haji asal Kalimantan Timur pada tahun 2026 mencapai 3.166 orang yang dijadwalkan berangkat pada 26 April 2026 melalui Embarkasi Balikpapan.

Mohlis Hasan menekankan pentingnya kesiapan fisik sebagai bagian utama dari keberhasilan ibadah haji. Ia juga menganjurkan agar jamaah mulai rutin berolahraga, khususnya berjalan kaki sejauh kurang lebih 7 kilometer setiap hari. “Hal ini bertujuan untuk melatih ketahanan tubuh saat melaksanakan rangkaian ibadah seperti tawaf dan sa’i,” ujarnya.