Sangatta News – Gerbong mutasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memasuki babak krusial. Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) resmi merilis daftar nama pelamar yang lolos verifikasi berkas untuk mengisi empat posisi Kepala Dinas (Eselon II.B) tahun 2026.
Berdasarkan dokumen resmi Nomor 020/PANSELJPTP/KUTIM/III/2026 yang ditandatangani Ketua Pansel, Rizali Hadi, pada Jumat (27/3/2026), sebanyak 22 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak melaju ke tahapan substansial.
Rizali Hadi menegaskan bahwa seluruh nama yang lolos telah melewati telaah dokumen secara objektif sejak pendaftaran dibuka awal Maret lalu. Berikut adalah sebaran kandidat di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD):
- Dinas Penanaman Modal & PTSP (DPMPTSP): Menjadi posisi paling diminati dengan 8 kandidat, di antaranya Akhmad Tarmiji, Andi Nurhadi Putra, Bony Briks, Christanti Widi Astuti, Deky Hermawan, Muhammad Yani, Novian Prananta, dan Saiful Ahmad.
- Dinas Pariwisata: Diikuti oleh 7 kandidat, yakni Akhmad Rifanie, Danar Takdir Suprayogi, Demmy Adhitia Herwanto, Ilham, Islamuddin Rusmin Reka, Jumraedah, dan Mahriadi.
- Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi (Disnakertrans): Diisi 4 kandidat, yaitu Insan Bowo Asmoro, Irma Yuwinda, Piter Buyang, dan Sulisman.
- Dinas Koperasi & UKM: Diisi 4 kandidat, yakni Firman Wahyudi, Marhadyn, M Apandi, dan Nurrahmi Asmalia.
Usai lolos administrasi, para kandidat tidak bisa bersantai. Mereka dijadwalkan menghadapi tahapan Penulisan Makalah pada 4 April 2026 di Laboratorium CAT BKPSDM Kutai Timur.
Dalam durasi 120 menit, para calon pejabat ini ditantang menuangkan gagasan strategis terkait percepatan pembangunan daerah yang selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur.
“Tahapan ini menuntut kecakapan konseptual. Kita ingin melihat sejauh mana ketajaman analisis mereka dalam merespons dinamika pembangunan di Kutim,” ujar Rizali Hadi.
Rangkaian seleksi akan berlanjut dengan Asesmen Kompetensi pada 6-8 April 2026 yang digelar secara kombinasi (daring dan luring). Puncaknya, para peserta akan bertolak ke Balikpapan untuk menjalani Tahap Wawancara pada 9-11 April 2026.
Pada sesi final tersebut, setiap peserta hanya diberi waktu lima menit untuk mempresentasikan makalanya di hadapan tim penguji, disusul dengan sesi tanya jawab mendalam untuk menguji kematangan kepemimpinan mereka.
Pansel menekankan bahwa kedisiplinan waktu dan integritas selama proses seleksi akan menjadi poin penilaian penting guna menjaring birokrat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing bagi masa depan Kutai Timur.


Tinggalkan Balasan