Sangatta News – Kedekatan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan di perbatasan. Personil Pos Okbibab Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Statis Yonif 753/AVT kembali menunjukkan komitmennya dengan menggelar musyawarah bersama masyarakat di Kebun Kopi Bapak Marius Kasipmabin, Kampung Abmisibil, Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (15/7/2025).
Acara yang penuh keakraban ini dihadiri tokoh-tokoh penting setempat, termasuk Serka Muh. Patty dan Serda Alexander Numberi (Babinsa Posramil Okbibab),Urponlitus (Sekretaris Kampung Abmisibil), Damianus Setamanki (Bamuskam Kampung), Marius Kasipmabin (Pemilik Kebun), serta seluruh masyarakat Kampung Abmisibil.
Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan kebun kopi , mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat. Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi terbuka mengenai aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Momen ini sarana menjadi penting untuk merencanakan kegiatan di masa depan serta memperkuat kerja sama antara TNI dan masyarakat, demi terwujudnya Kampung Abmisibil yang lebih baik dan sejahtera.
Lettu Inf Supriyono, Komandan Pos (Danpos) Okbibab Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT, mengungkapkan tujuan mulia di balik musyawarah ini. “Musyawarah ini diadakan agar kita mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga kita bisa merencanakan upaya yang tepat untuk membantu mendukungnya. Selain itu, musyawarah seperti ini menjadi wadah untuk mengenal masyarakat lebih dekat dan lebih dalam,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, TNI berharap dapat membantu mengatasi kebutuhan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat. Lebih dari itu, acara ini juga menjadi ajang efektif untuk bersilaturahmi dan berdiskusi, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan timbul rasa kekeluargaan yang erat antara TNI dan masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari tanggapan Marius Kasipmabin . “Kami mendukung masyarakat kegiatan seperti ini, sehingga kami bisa menyampaikan apa yang kami butuhkan kepada Bapak TNI. Semoga apa yang kami bicarakan ini, bisa kami kerjakan sama-sama dengan baik,” ucapnya, penuh harap.
Momen ini menegaskan kembali bahwa kehadiran TNI di perbatasan bukan hanya sekedar menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, siap bergotong royong demi kemajuan bersama. [Ainun]


Tinggalkan Balasan