Sangatta News – Sebagai komitmen menciptakan institusi yang bersih dari narkotika, jajaran pimpinan Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur menggelar tes urine mendadak di Mapolres Kutim, Rabu (25/2/2026). Langkah ini dipimpin langsung Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU).
Pemeriksaan ini diinisiasi oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kutim sebagai bagian dari fungsi pengawasan internal (Quality Control). Tujuannya jelas memastikan tidak ada satu pun personel, terutama di level pimpinan, yang terkontaminasi oleh penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa integritas Polri harus diuji dari dalam sebelum terjun melakukan penegakan hukum di tengah masyarakat. Ia menganalogikan institusinya sebagai alat pembersih yang harus terjamin sterilitasnya.
“Sebelum kami membersihkan penyakit masyarakat, khususnya peredaran narkoba, kami harus memastikan bahwa sapu yang kami gunakan itu bersih. Pimpinan dan anggota penegak hukum harus memberikan contoh yang baik sebelum menindak masyarakat luas,” tegas AKBP Fauzan Arianto usai menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan dilakukan secara ketat oleh Tim Urusan Kesehatan (Urkes) dengan pengawasan melekat dari Propam untuk menjamin akurasi dan transparansi proses. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium di tempat, seluruh sampel urine milik Kapolres maupun jajaran PJU dinyatakan negatif dari kandungan zat narkotika maupun psikotropika.
Langkah preventif ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polres Kutim dalam mengawal pemberantasan narkoba di wilayah Kutai Timur.


Tinggalkan Balasan