Sangatta News – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) makin percaya diri menyambut hajatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLV Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025. Dengan persiapan yang telah mencapai 90 persen, Kutim menunjukkan bahwa bukan hanya komitmen pembenahan infrastruktur tapi juga semangat kolektif warga dan pemerintahnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Poniso Suryo Renggono, menyebut persiapan telah masuk tahap akhir. Mulai dari koordinasi teknis hingga penyempurnaan venue, semuanya bergerak cepat dan terukur. “Kita tidak hanya menargetkan sukses sebagai penyelenggaraan, tapi juga sukses prestasi,” ujarnya saat ditemui di Lobi DPRD Kutim, Selasa (1/7/2025).

Gelaran MTQ tahun ini akan berlangsung selama sembilan hari. Para kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim dijadwalkan tiba pada 10 Juli, dengan acara pembukaan digelar meriah pada 13 Juli. Penutupan dijadwalkan pada 18 Juli, dan rombongan akan kembali ke daerah masing-masing pada 19 Juli.

Berbagai persiapan telah matang, meliputi kerja sama dengan Event Organizer (EO) EL Production, penyiapan venue pameran, rute pawai, pemondokan bagi peserta, serta memastikan infrastruktur penting seperti pasokan PDAM dan listrik . “Insyaallah semuanya sudah siap,” tambah Poniso dengan optimis.

Bagi Kutim, MTQ bukan sekadar lomba tilawah. Ini adalah momentum unjuk diri menjadi tuan rumah yang ramah, religius, dan berprestasi. Karena itu, pemerintah daerah tak ingin setengah-setengah. Mulai dari pelayanan peserta hingga wajah kota, semua dikemas agar bisa meninggalkan kesan positif bagi seluruh tamu.

“Mari kita bersama-sama mensukseskan karena ini mewakili provinsi,” ajak Poniso. Ia menekankan pentingnya kerja sama semua pihak untuk menjaga nama baik provinsi dan memastikan penyelenggaraan MTQ berjalan lancar, meriah, dan sukses sebagai ajang silaturahmi sekaligus syiar Al-Quran di Bumi Etam.

MTQ ke-45 ini akan menjadi ajang yang tak hanya syahdu dalam lantunan ayat, tapi juga membanggakan dari sisi penyelenggaraan. Sekaligus melahirkan prestasi gemilang dari bibit-bibit unggul qori dan qoriah Kalimantan Timur. [Ainun]