Sangatta News – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi mengambil langkah besar dalam merevolusi kualitas layanan kesehatan daerah. Komitmen tersebut dibuktikan lewat peresmian tiga fasilitas medis modern dan representatif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, pada Sabtu (23/5/2026).

Tiga fasilitas anyar yang siap beroperasi penuh tersebut meliputi Gedung Poliklinik Rawat Jalan, layanan Cath-Lab (kateterisasi jantung), serta layanan mammografi (deteksi dini kanker payudara). Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan medis berisiko tinggi tanpa membuat pasien harus dirujuk jauh ke luar daerah.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa penambahan fasilitas modern ini merupakan komitmen jangka panjang pemerintah untuk mendongkrak derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kutim secara menyeluruh.

Fasilitas gedung poliklinik rawat jalan yang baru dirancang jauh lebih luas dan memadai. “Fasilitas poliklinik rawat jalan ini sudah cukup representatif. Kenyamanannya baik dan ruangannya juga memadai untuk pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Ardiansyah kepada awak media.

Untuk mendukung operasional alat-alat mutakhir tersebut, Pemkab Kutim telah menyiapkan tenaga medis ahli, termasuk dokter spesialis jantung, dr. Farid, yang telah menyelesaikan pendalaman kompetensi khusus selama satu tahun terakhir.

Cath-Lab Selamatkan Pasien Umur 32 Tahun

Layanan Cath-Lab memiliki peran yang sangat vital dalam penanganan darurat penyakit mematikan seperti jantung koroner dan stroke, terutama untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah di jantung maupun otak secara cepat (golden period). Menariknya, keandalan alat baru ini sudah teruji secara riil di lapangan bahkan sebelum seremoni peresmian diketuk oleh bupati.

“Alhamdulillah, bahkan sebelum diresmikan hari ini, alat ini sudah berhasil menyelamatkan nyawa seorang pasien asal Kaubun berusia 32 tahun. Ini tentu menjadi bukti nyata bahwa fasilitas Cath-Lab ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat kita,” ungkap Bupati Ardiansyah dengan penuh rasa syukur.

Sementara itu, layanan Mammografi yang dihadirkan di RSUD Kudungga merupakan fasilitas yang berasal dari hibah Kementerian Kesehatan RI. Alat ini difungsikan sebagai benteng pertahanan utama untuk deteksi dini penyakit kanker payudara, khususnya bagi kaum perempuan yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas.

Bupati mengimbau agar kaum perempuan di Kutai Timur tidak ragu dan bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Deteksi dini itu sangat penting. Saya berharap para perempuan di Kutim bisa memanfaatkan fasilitas mammografi ini dengan maksimal agar jika ada indikasi penyakit, bisa diketahui dan ditangani lebih awal,” katanya.

Bagi masyarakat yang mengkhawatirkan soal biaya, Bupati Ardiansyah memberikan garansi penuh bahwa seluruh fasilitas baru di rumah sakit yang pertama kali beroperasi sejak tahun 2015 ini bisa diakses menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Hal ini menegaskan prinsip keadilan sosial di mana fasilitas mewah harus bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“BPJS siap melayani. Jemaah atau pasien tinggal mengikuti prosedur rujukan yang ada,” tambah orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut.

Acara peresmian yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kominfo Kutim ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, perwakilan manajemen BPJS Kesehatan, serta tamu undangan lainnya.