Sangatta News – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan komitmen kuat terhadap pembinaan olahraga daerah melalui penyelenggaraan Futsal Open Tournament 2025. Turnamen tersebut dibuka secara resmi Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, di GOR Kudungga, Kamis (13/11/2025).

Dalam sambutannya, Ardiansyah menyebut turnamen futsal menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun fondasi olahraga yang berkelanjutan. “Sejak 2021, kami terus mendorong berbagai turnamen olahraga agar atlet lokal memiliki ruang untuk berkembang dan berkompetisi,” katanya.

Ia menjelaskan, pembinaan atlet tidak cukup dilakukan di ruang latihan semata, tetapi harus diimbangi dengan kompetisi berjenjang agar kemampuan para atlet dapat terus terasah. “Kalau tidak ada ajang bertanding, maka pembinaan tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.

Turnamen futsal tahun ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai kecamatan. Ardiansyah menilai, partisipasi besar ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap olahraga. Ia juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim untuk menjadikan kegiatan seperti ini agenda rutin tahunan agar pembinaan atlet semakin terarah. “Kalau bisa, jadwalnya ditetapkan pada periode yang sama setiap tahun agar pelaksanaan lebih matang dan tim-tim bisa mempersiapkan diri,” tuturnya.

Selain itu, Ardiansyah berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding. “Semangat berkompetisi boleh tinggi, tapi sportivitas harus tetap dijaga,” katanya.

Turnamen tersebut menjadi salah satu langkah nyata Pemkab Kutim dalam memperkuat sistem pembinaan olahraga daerah dan mencetak atlet berprestasi di masa depan.

Bupati juga menjelaskan, sejak tahun 2021 hingga kini, Pemkab Kutim secara konsisten menggelar berbagai turnamen olahraga, baik yang berada di bawah naungan KONI maupun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk menjaga semangat olahraga di kalangan masyarakat. (Adv)