Sangatta News – Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim) telah menyiagakan sejumlah posko strategis guna mengamankan jalannya perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tiga jenis posko didirikan, yakni Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu, yang tersebar di titik-titik vital wilayah Kutai Timur.

Keberadaan posko-posko ini tidak hanya berfungsi untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga difungsikan sebagai tempat istirahat (rest area) bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, khususnya pemudik yang melintasi jalur Trans Kalimantan Timur di wilayah Kutim, untuk tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah menurun.

“Faktor kelelahan atau human error sering menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat apabila merasa lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan. Silakan mampir dan beristirahat sejenak di Pos Pelayanan yang telah kami sediakan,” ujar AKBP Fauzan Arianto, Jumat (19/12/2025).

Kapolres menjelaskan, Pos Pelayanan Polres Kutim didesain secara humanis dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan warga. Selain tempat duduk untuk beristirahat, posko ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar yang bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat.

“Silakan manfaatkan fasilitas yang ada. Petugas kami siap melayani 24 jam. Setelah kondisi badan segar kembali, baru lanjutkan perjalanan. Ingat, keluarga menunggu di rumah,” tambahnya. Adapun penempatan posko-posko ini telah dipetakan secara matang. Pos Pengamanan difokuskan di area gereja dan pusat keramaian untuk mencegah gangguan Kamtibmas.

Mudik Gratis

Polres Kutim juga menggelar Program Mudik Gratis tidak hanya melayani tujuan Samarinda, tetapi juga mencakup bandara dan pelabuhan di wilayah Kalimantan Timur. Tujuan mudik akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang mendaftar. Untuk tahap awal, bus yang diberangkatkan hari ini memiliki tujuan Samarinda.

“Tujuannya adalah ke bandara dan pelabuhan-pelabuhan di wilayah Kalimantan Timur. Sementara yang tadi diberangkatkan tujuannya ke Samarinda. Kami akan mendata pendaftar terlebih dahulu untuk melihat tujuan mereka,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan mudik gratis ini tidak diberlakukan kuota khusus. Polres Kutim akan berupaya semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat, baik dengan armada bus milik Polres maupun melalui kolaborasi dengan mitra swasta.

Pada hari pertama pelaksanaan, Polres Kutim telah memberangkatkan sebanyak dua unit bus mudik gratis. Masing-masing bus diisi oleh 30 penumpang, sehingga total peserta mudik yang diberangkatkan mencapai 60 orang. Terkait mekanisme pendaftaran, Kapolres Kutim menyebut masyarakat dapat mendaftar melalui sejumlah kanal layanan yang telah disiapkan.

“Bisa daftar langsung melalui layanan 110, layanan Lapor Pak Kapolres Kutim, atau melalui Info Lantas Kutim yang kemarin sudah di-launching oleh Bapak Bupati,” terang AKBP Fauzan Arianto.

Program Mudik Gratis ini merupakan bagian dari upaya Polres Kutim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan. Diharapkan program ini dapat membantu masyarakat melakukan mudik dengan aman dan nyaman.