Sangatta News – Mengawali tahun 2026 dengan semangat kemandirian umat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersinergi dengan Baznas Kalimantan Timur (Kaltim) menyalurkan bantuan modal produktif senilai ratusan juta rupiah.

Berpusat di Desa Citra Manunggal Jaya, Kecamatan Kaliorang, Sabtu (3/1/2026), bantuan ini menyasar sektor peternakan dan pelaku usaha mikro. Langkah ini menjadi bukti nyata transformasi zakat dari sekadar bantuan konsumtif menjadi mesin penggerak ekonomi masyarakat.

Total dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan dalam aksi kolaborasi ini mencapai Rp 690.800.000. Berikut adalah rincian bantuan yang diberikan:

Sektor Pemberdayaan Kontribusi Baznas Kaltim Kontribusi Baznas Kutim Total Nilai Bantuan
Peternakan Domba 100 Ekor Domba (ZCD) Renovasi Kandang & Alat Rp 434.800.000
UMKM (Z-Motor) 9 Unit Motor Keliling 9 Unit Rombong Usaha Rp 256.000.000

Ketua Baznas Kutim, Masnif Sofwan, menegaskan bahwa dana tersebut merupakan amanah dari para muzaki, terutama ASN di Kutai Timur. “Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya untuk meringankan beban, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Prinsip Aman dan Transparan

Baznas menjamin bahwa seluruh penyaluran bantuan dilakukan dengan prinsip 3 Aman: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Penetapan penerima manfaat (mustahik) pun tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui survei kelayakan langsung di lapangan.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Baznas akan melakukan evaluasi rutin setiap bulan terhadap perkembangan ternak dan usaha UMKM. Selain itu juga akan dilakukan transparansi publik yakni laporan pengelolaan keuangan disampaikan secara terbuka melalui media sosial dan layanan informasi resmi lainnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang hadir langsung di lokasi, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Baznas yang kian produktif. Ia juga mengingatkan momen istimewa penyaluran ini yang bertepatan dengan bulan Rajab.

“Apa yang kita lakukan hari ini bernilai ibadah. Di bulan haram, kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Baznas berniat memberikan yang terbaik sesuai syariat, dan masyarakat penerima manfaat diharapkan memanfaatkan bantuan ini dengan sungguh-sungguh agar berdaya secara ekonomi,” tegas Bupati Ardiansyah.

Melalui bantuan 100 ekor domba bagi Kelompok Ternak Tunas Sejahtera dan armada Z-Motor bagi pelaku UMKM, Kaliorang kini diproyeksikan menjadi salah satu titik pusat pertumbuhan ekonomi berbasis zakat di Kutai Timur. Program ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mustahik untuk kelak bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan.