Sangatta News – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Al-Faruq Sangatta saat ribuan umat Muslim melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah.  Dalam momen sakral tersebut, nampak Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman didampingi sang istri Ny Siti Robiah ikut membaur dengan masyarakat yang  menggemakan kalimat takbir dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Suasana haru dan bahagia pun begitu terasa, mencerminkan eratnya tali silaturahmi antara pemimpin daerah dan masyarakat. Bupati Ardiansyah Sulaiman menyebut, bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan lahiriah, melainkan manifestasi kemenangan spiritual setelah sebulan penuh menempa diri di bulan Ramadhan.

“Ini merupakan anugerah besar bagi kita semua, setelah sebulan penuh menunaikan ibadah Ramadan dengan kesungguhan, kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa esensi sejati dari Idulfitri adalah perubahan perilaku menjadi individu yang lebih baik. Ia mengajak seluruh masyarakat Kutai Timur untuk menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai fondasi persatuan di tengah kemajemukan daerah.

Lebih lanjut ia juga memberikan perhatian khusus pada tantangan modern, terutama polarisasi di media sosial. Ia berpesan agar masyarakat menjaga lisan dan jempol dari penyebaran hoaks yang dapat merusak kerukunan.

“Kemenangan ini hendaknya diwujudkan dalam tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam sikap, tutur kata dan perbuatan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Di tengah kegembiraan hari raya, Ardiansyah juga memberikan perhatian khusus pada tantangan modern, terutama polarisasi di media sosial. Ia berpesan agar masyarakat menjaga lisan dan jempol dari penyebaran hoaks yang dapat merusak kerukunan.

Selain aspek spiritual, orang nomor satu di Pemkab Kutim itu juga mengaitkan semangat Idulfitri dengan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat, mulai dari penguatan UMKM hingga transformasi layanan publik yang bersih. Ia berharap semangat kepedulian sosial melalui zakat dan sedekah terus berlanjut untuk memperkuat solidaritas masyarakat.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan dan keberkahan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian serta pembangunan di Kabupaten Kutai Timur,” tambahnya.