Sangatta News – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi meluncurkan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) ditandai dengan penyerahan buku rekening oleh Wakil Bupati Mahyunadi kepada perwakilan siswa di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Sangatta, Kamis (16/10/2025)
KEJAR merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Program ini bertujuan agar setiap pelajar di Indonesia memiliki rekening tabungan yang dapat digunakan untuk menabung dan menjadi sarana belajar dalam mengelola keuangan sejak dini.
Dalam sambutannya, Wabup Mahyunadi menyebut, pemerintah daerah menyambut baik program yang diluncurkan pemerintah pusat sejak Agustus lalu menjadi langkah positif untuk kembali menumbuhkan minat pelajar untuk gemar menabung sejak dini.
”Ini menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda untuk melek finansial, menabung sejak dini dan menjadi bekal penting untuk masa depan yang mandiri secara ekonomi,” ujarnya di hadapan perwakilan OJK Kaltim Adi Setyo Wibowo, perwakilan Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah dan undangan lainnya.
Orang nomor dua di Kutim ini menyakini, program KEJAR akan menjadi pondasi penting dalam mewujudkan generasi penerus yang tangguh mandiri dan berdaya saing. Ia juga meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung program tersebut melalui kolaborasi berkelanjutan.
”Kami berkomitmen penuh mendukung penuh keberhasilan program ini dan mendorong agar literasi keuangan bisa diintegrasikan dalam kurikulum pelajaran di sekolah. Progam ini jangan berhenti saat peluncuran mengingat kebiasaan ini berimbas baik terhadap karakter peserta didik,” tambahnya.
Sebelumnya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor mengatakan, Program KEJAR ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut amanat Surat Edaran Bupati Kutim Nomor : T-900.1.7.3/16197/Bup yangditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh Kepala Satuan Pendidikan Dasar Negeri/Swasta se Kabupaten Kutai Timur.
”Sasaran program ini adalah seluruh pelajar tingkat dasar yang ada di Kabupaten Kutai Timur, dengan total siswa tahun ajaran 2024/2025 sejumlah 94.452 siswa,” ujarnya. Siswa yang sudah memiliki rekening hingga saat ini tercatat 67.007 rekening atau 70,94 persen. Selain itu, program KEJAR ini telah di implementasikan oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan(PUJK) yang bekerjasama dengan satuan pendidikan.
Agar program ini dapat berjalan lebih optimal, ia berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki semangat yang sama dalam mewujudkan literasi keuangan ini dan bisa menjangkau seluruh pelajar di kabupaten yang tahun ini genap berusia ke 26 tahun.


Tinggalkan Balasan