Sangatta News – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi menutup Pelatihan Videografi dan Fotografi bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Hotel Royal Victoria, Sabtu (9/5/2026). Langkah ini merupakan strategi Pemkab Kutim untuk menjadikan pengelola wisata lokal sebagai ujung tombak promosi destinasi di era digital.

Selama tiga hari, sebanyak 50 peserta yang merupakan perwakilan Pokdarwis dari berbagai wilayah di Kutim digembleng untuk menguasai seni visual demi mengangkat pesona pariwisata daerah.

Plt Kepala Dispar Kutim, Akhmad Rifanie, menegaskan bahwa di era media sosial saat ini, kemampuan memproduksi konten foto dan video yang estetik bukan lagi sekadar hobi, melainkan kebutuhan mendesak untuk promosi wisata.

“Pelatihan ini bukan sekadar menambah wawasan teknis, tetapi menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dalam mempromosikan potensi besar yang dimiliki Kutai Timur,” ujar Rifanie saat menutup acara tersebut.

Pelatihan ini menghadirkan praktisi profesional, Akhmad Faim, yang memberikan materi komprehensif mulai dari teknik dasar pengambilan gambar hingga pengolahan visual pascaproduksi. Tak hanya duduk di dalam ruangan, para peserta juga terjun langsung ke lapangan untuk praktik dan berkompetisi dalam lomba foto serta video bertema pariwisata.

Melalui praktik lapangan ini, peserta ditantang untuk bisa menangkap sudut pandang (angle) unik dari sebuah destinasi agar terlihat menarik dan informatif bagi calon wisatawan.

Rifanie berharap paska-pelatihan ini, para anggota Pokdarwis tidak lagi kesulitan dalam mempublikasikan keindahan destinasi mereka masing-masing. Ia optimis akan lahir kreator konten lokal yang mampu memperkenalkan wajah Kutai Timur secara profesional ke kancah nasional maupun internasional melalui media digital.

“Semoga ilmu yang didapat tidak berhenti di sini, tetapi terus dimanfaatkan secara profesional untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kutim,” tambahnya.