Sangatta News – Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, melakukan kunjungan kerja strategis ke Mapolsek Sangatta Utara pada Senin (19/1/2026). Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa sebagai wilayah pusat aktivitas, Polsek Sangatta Utara memegang peranan vital sebagai cerminan citra Polri di mata masyarakat Kutai Timur.

Disambut langsung Kapolsek Iptu Alan Firdaus beserta jajaran, kunjungan ini berfokus pada dua agenda besar yakni transformasi pelayanan publik dan dukungan masif terhadap program ketahanan pangan nasional.

AKBP Fauzan Arianto mengingatkan seluruh personel bahwa di era keterbukaan informasi, setiap tindakan polisi di lapangan dipantau langsung oleh publik. Ia meminta anggotanya untuk tidak kaku dan lebih mengedepankan sisi humanis.

“Polsek Sangatta Utara adalah etalase pelayanan kepolisian. Masyarakat menilai institusi dari apa yang kita lakukan. Oleh karena itu, tingkatkan pelayanan yang humanis dan perbanyak kegiatan positif agar kehadiran kita benar-benar dirasakan sebagai sahabat masyarakat,” tegas AKBP Fauzan.

Salah satu poin penting dalam kunjungan ini adalah penguatan ketahanan pangan. Kapolres mengungkapkan adanya kolaborasi strategis dengan pihak swasta, yakni PT KPC, yang menyediakan lahan untuk pengembangan sektor pertanian di wilayah hukum Sangatta Utara.

Kapolres juga memberikan instruksi khusus kepada para Bhabinkamtibmas untuk berperan aktif dalam suksesi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Terutama memastikan distribusi makanan bergizi sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu. Bhabinkamtibmas juga diminta menjadi motor penggerak sekaligus pengawas agar program ketahanan pangan ini tepat sasaran.

Di sisi lain, Kapolres memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polsek Sangatta Utara dalam penyelesaian berbagai perkara sepanjang tahun 2025. Namun, ia memberikan catatan keras agar prestasi tersebut dibarengi dengan kedisiplinan tinggi.

“Pertahankan pencapaian yang ada, namun tetap patuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Penanganan tahanan dan tugas pelayanan lainnya tidak boleh ada celah kesalahan,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan dialog bersama personel, memperkuat semangat kebersamaan untuk mewujudkan keamanan dan kesejahteraan di Kutai Timur melalui sinergi yang lebih solid antara kepolisian, sektor swasta, dan warga.