Kutai Timur– Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, menyerap aspirasi warga Teluk Lingga saat melaksanakan Reses III Masa Sidang III Tahun 2024–2025 di RT 01, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu 30 Oktober 2025.

Jimmi menegaskan bahwa reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk bertemu langsung dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Ia mendorong warga agar terbuka menyampaikan kebutuhan dan keluhan.

“Reses ini wadah untuk menampung masukan dan aspirasi. Kami harap masyarakat tidak ragu menyampaikan kebutuhannya,” ujar Jimmi.

Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan beragam usulan. Usman, salah seorang warga, meminta pemerintah memperbaiki parit di Gang Barito sekaligus memasang penutup parit demi keselamatan warga. Ia juga mengusulkan bantuan modal usaha bagi ibu rumah tangga yang memiliki keterampilan membuat kue namun terkendala permodalan.

“Banyak yang bisa bikin kue, tapi terbatas modal dan tidak tahu harus mencari bantuan ke mana. Ini mungkin bisa jadi perhatian,” kata Usman.

Usulan lain datang dari seorang guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Teluk Lingga. Ia berharap ada bantuan penyediaan Al-Qur’an karena banyak murid yang kesulitan membeli, sementara kitab yang dimiliki sebagian sudah rusak.

“Mohon bantuannya, karena Al-Qur’an anak-anak banyak yang sobek dan mereka tidak sempat membeli baru,” ujarnya.

Sementara itu, warga bernama Mega meminta perbaikan fasilitas Posyandu. Menurutnya, kondisi bangunan yang kecil membuat pelayanan kesehatan ibu dan anak kurang optimal.

“Kami berharap Posyandu bisa difasilitasi agar pelayanan kesehatan lebih baik ke depannya,” ucap Mega.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti maraknya kasus kebakaran di Kutim. Mereka meminta pemerintah menambah alat pemadam api ringan (APAR) di tiap RT serta memasang CCTV online demi meningkatkan keamanan lingkungan.

“Kalau ada kebakaran kecil, warga bisa langsung mengamankan api tanpa harus menunggu pemadam datang,” ungkap salah seorang warga.(ai)