Sangatta News – Di balik kelancaran arus lalu lintas dan kondusifitas malam Natal di Kutai Timur, ada ratusan personel yang bersiaga 24 jam penuh di bawah cuaca yang tak menentu. Menyadari beban berat tersebut, Polres Kutai Timur melakukan aksi “jemput bola” melalui Patroli Kesehatan guna memastikan stamina para penjaga keamanan tetap di level tertinggi.
Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Kutim turun langsung menyisir pos-pos pengamanan, dimulai dari titik vital Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu Simpang Pendidikan, Sangatta Utara, Senin (22/12/2025). Tim medis kepolisian tidak hanya datang membawa alat tensimeter, tetapi juga membawa “amunisi” tambahan bagi para personel Operasi Lilin Mahakam 2025.
Di lokasi tersebut, tim medis kepolisian melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh terhadap personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Lilin Mahakam 2025. Prosedur medis yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah (tensi), pemeriksaan fisik singkat, hingga sesi konsultasi terkait keluhan kesehatan ringan yang mungkin dirasakan petugas selama berjaga.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa kesehatan setiap personel adalah aset vital yang tidak boleh diabaikan. Ia menekankan bahwa keberhasilan operasi kemanusiaan seperti pengamanan Nataru sangat bergantung pada kebugaran fisik dan mental para petugas yang bersiaga selama 24 jam penuh.
“Operasi Lilin Mahakam 2025 ini menuntut fisik dan mental yang kuat. Tugas pengamanan di lapangan sering kali dihadapkan pada cuaca yang tidak menentu dan arus lalu lintas yang padat. Kami tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terganggu karena anggota jatuh sakit,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Oleh karena itu, menurut Fauzan, patroli kesehatan rutin ini menjadi sangat krusial. Selain pemeriksaan fisik, tim Si Dokkes juga membagikan paket suplemen dan vitamin kepada para personel. Hal ini dimaksudkan sebagai dukungan tambahan agar daya tahan tubuh petugas tetap terjaga di tengah tingginya intensitas tugas pengamanan.
Berdasarkan laporan tim medis di Pos Pelayanan Simpang Pendidikan, seluruh personel dinyatakan dalam kondisi sehat dan stabil. Tidak ditemukan adanya petugas yang mengalami gangguan kesehatan serius atau kelelahan ekstrem yang dapat menghambat pelaksanaan tugas di lapangan.
“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan hari ini seluruh personel di Pos Pendidikan dinyatakan sehat dan siap melaksanakan tugas. Kami juga telah membekali mereka dengan vitamin agar stamina tetap terjaga hingga operasi selesai nanti,” ungkap AKBP Fauzan dengan nada optimis.
Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan seluruh personel yang bertugas di Pos Terpadu maupun Pos Pengamanan lainnya dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Baik itu dalam pengaturan arus lalu lintas, pemberian informasi kepada pemudik, hingga menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama masa libur akhir tahun di wilayah Kabupaten Kutim.


Tinggalkan Balasan