Sangatta News – Keamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Kutai Timur kini semakin berlapis. Jajaran Polres Kutim baru saja mendapatkan amunisi tempur tambahan berupa enam personel ahli dari Dit Samapta Polda Kaltim lengkap dengan dua ekor satwa terlatih K-9 yang memiliki spesialisasi pelacakan tingkat tinggi.

Kedatangan tim khusus ini disambut langsung di Markas Komando Polres Kutim. Pengerahan pasukan berkaki empat ini merupakan bagian dari strategi Direktorat Samapta Polda Kaltim dalam menyukseskan Operasi Lilin Mahakam 2025. Fokus utamanya adalah mempertebal deteksi dini serta mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan di titik-titik krusial.

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, mengungkapkan bahwa kehadiran unit K-9 bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen strategis dalam upaya preventif kepolisian. Kemampuan pelacakan spesifik yang dimiliki satwa K-9 akan sangat diandalkan dalam menyisir lokasi-lokasi strategis.

“Langkah sterilisasi merupakan prosedur wajib, terutama pada rumah ibadah dan objek vital nasional. Dengan dukungan unit K-9, proses penyisiran dan pengamanan akan berlangsung lebih akurat, maksimal, dan terukur,” jelas AKBP Fauzan dalam siaran pers.

Ia menambahkan, pengamanan akhir tahun ini menuntut kewaspadaan tingkat tinggi mengingat adanya lonjakan mobilitas masyarakat di pusat keramaian. Oleh karena itu, kehadiran bantuan dari Polda Kaltim ini diharapkan mampu memberikan dampak psikologis positif bagi warga serta mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminal. Seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Mahakam 2025 telah diinstruksikan untuk bersiaga penuh.

AKBP Fauzan menegaskan bahwa jajarannya tidak akan memberikan ruang bagi kelalaian sekecil apa pun di lapangan. “Kami menyadari bahwa selama masa libur akhir tahun, aktivitas di lokasi ibadah dan tempat wisata akan meningkat drastis. Fokus kami adalah memastikan setiap warga dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman tanpa ada rasa khawatir akan gangguan kamtibmas,” tuturnya dengan tegas.

Selain kesiapan internal kepolisian, Kapolres juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Ia mengimbau warga Sangatta dan sekitarnya untuk menjadi “mata dan telinga” bagi kepolisian di lingkungan masing-masing.

“Keamanan yang kondusif adalah hasil kerja keras bersama. Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif masyarakat. Jika melihat aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan ketertiban, segera hubungi petugas di pos pelayanan terdekat atau personel di lapangan agar bisa segera kami tindak lanjuti,” tutup AKBP Fauzan.

Melalui perpaduan teknologi pengamanan dan ketajaman insting satwa K-9, Polres Kutim optimistis Operasi Lilin Mahakam tahun ini akan menciptakan suasana yang damai dan sejuk. Dengan pengawalan ketat ini, warga Sangatta dan sekitarnya bisa menikmati momen pergantian tahun tanpa rasa khawatir, di bawah penjagaan pasukan gabungan yang bersiaga penuh selama 24 jam.