Sangatta News – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menghadiri Imtihan atau ujian akhir semester siswa SMP IT Darussalam Sangatta yang berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu (14/02/2026) pagi.
Sebanyak 234 siswa yang masuk dalam tahun ajaran 2025-2026 ini akan diuji hafalannya menggunakan metode Ummi meliputi kemampuan Tartil, Turjumah, hingga Tahfizh Juz 1-30 tahun.
Para siswa ini tidak hanya akan diuji di hadapan guru namun juga langsung di saksikan oleh para orang tua siswa yang sengaja hadir untuk melihat perkembangan dalam membaca Al-Qur’an secara tartil, memahami turjumah dengan baik, serta mempertahankan hafalan Tahfizh Juz 1–30 dengan lancar dan penuh ketepatan.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyebut, keberhasilan lembaga pendidikan dalam membina aspek religius siswa akan berdampak langsung pada kualitas pembangunan daerah. Menurutnya, pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang tinggi.
Ia menegaskan bahwa pendidikan berbasis nilai keagamaan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah, karena sumber daya manusia yang berkarakter kuat akan mampu menghadapi tantangan zaman serta berkontribusi positif dalam berbagai bidang kehidupan. Oleh karena itu, pemerintah daerah memberikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya lembaga pendidikan yang konsisten menanamkan nilai-nilai religius dalam proses pembelajaran.
“Saya memberikan apresiasi kepada SMPIT Darussalam yang telah mendidik anak-anaknya dengan baik. Mudah-mudahan ini modal dasar berikutnya untuk kita terus membangun bangsa, negara, khususnya Kutai Timur, tidak hanya material tapi juga pembangunan spiritual,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Yayasan Darussalam yang secara konsisten menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, berorientasi pada pembinaan akhlak, serta mampu menyeimbangkan antara penguatan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.
“Alhamdulillah, anak-anak kita ini terus di kenalkan dengan Al-Qur’an. Belum lagi kalau kita lihat tadi bagaimana mereka menguasai bacaan-bacaan, ilmu tajwidnya dan sebagainya, dan ini luar biasa,” tambahnya.
Kepala Sekolah SMPIT Darussalam, Syahril Sasmita, mengatakan, sebanyak 234 peserta imtihan merupakan hasil seleksi ketat dari dua gelombang munaqosah yang diikuti oleh ratusan siswa dari berbagai tingkatan kelas. “Data ada 218 siswa di gelombang kedua dengan rincian tahfiz juz 1 sampai juz 10 itu 44 anak hingga terjuman level B sebanyak 34 anak,” tambahnya.


Tinggalkan Balasan