Sangatta News – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Dokter Spesialis yang dilakukan RSUD Sangkulirang di desa terpencil merupakan upaya nyata yang sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah.
Apresiasi ini disampaikan Bupati saat menghadiri Baksos dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 RSUD Sangkulirang, yang bertema “Peduli dan Sehat Bersama,” di Lapangan Kantor Desa Karangan Dalam, Kecamatan Karangan, Jumat (31/10/2025).
“Kegiatan ini sejalan dengan program dokter keliling yang telah dilakukan rumah sakit selama lima tahun terakhir. Hampir 50 persen program ini bersinggungan dengan program Asta Cita Prabowo,” tegas Bupati Ardiansyah.
Bupati didampingi Ketua TP PKK Siti Robiah Ardiansyah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumarno, Direktur RSUD Sangkulirang Dr. Azizah, dan Camat Karangan Madnuh.
Mengubah Stigma dan Melengkapi Spesialis
Direktur RSUD Sangkulirang, Dr. Azizah, menjelaskan bahwa Baksos ini adalah cara mereka merayakan HUT dengan mendukung langsung program dokter keliling Bupati dan Wakil Bupati. Sebelumnya, tim dokter spesialis sudah mengunjungi Sandaran, dan kali ini, semua dokter spesialis dibawa ke Karangan Dalam untuk memberikan pemeriksaan gratis, penyuluhan bedah, penyakit dalam, serta workshop tenaga kesehatan (nakes).
Azizah melaporkan bahwa RSUD Sangkulirang kini telah diperkuat dengan sembilan dokter spesialis anak dan satu dokter tamu, dan pada November mendatang akan ditambah satu dokter spesialis bedah.
Namun, ia tidak menampik tantangan besar yang dihadapi. Di antaranya stigma yakni mengubah citra RSUD yang selama ini dianggap hanya ‘puskesmas besar’. Selain itu juga harus mengatasi kekosongan dokter spesialis yang sering terjadi dan menghadapi resistensi dari karyawan yang cenderung bekerja santai.
Tantangan lainya adalah Menanggapi keluhan masyarakat tentang sulitnya mendapatkan rujukan. RSUD telah menyediakan tim kontak humas untuk menampung keluhan pelayanan.
Pentingnya Pengabdian Berkelanjutan
Camat Karangan, Madnuh, menyampaikan terima kasih atas terpilihnya Karangan sebagai lokasi baksos, seraya menekankan kesehatan sebagai agenda nasional kedua setelah pendidikan. Ia juga mengimbau kepala desa untuk aktif menjemput bola saat pelayanan spesialis datang ke wilayah mereka.
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Sumarno, berharap momen ini menjadi renungan pengabdian bagi seluruh jajaran kesehatan. “Kami berharap kegiatan ini menjadi pengabdian rutin berkelanjutan dan semangat baru untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” jelasnya.


Tinggalkan Balasan