Sangatta News – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke XX Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutim yang berlangsung di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG), kawasan pemerintahan, Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (01/10/2025).
Pesan penting di sampaikan oleh orang nomor satu di Kutim ini kepada 61 mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus agar ilmu dan pengalaman yang sudah didapatkan selama kuliah bisa segera di implementasikan di tengah masyarakat. “Saudara hari ini keluar dari kampus STIPER tapi akan segera masuk kampus yang nyata, yaitu kampus kehidupan,” ujar Ardiansyah.
Pesan lain juga disampaikan pria kelahiran Muara Pahu, 5 Februari 1964 ini, agar para mahasiswa bisa segera beradaptasi di tengan masyarakat. Selain itu, ia juga meminta agar para lulusannya tidak berhenti untuk terus belajar mengingat tantangan nyata yang sesungguhnya baru saja dimulai dan ilmu pengetahuan terus berkembang. Untuk itu, perlu untuk mempersiapkan mental serta mampu beradaptasi dengan perubahan global
“Saudara-saudara akan betul-betul melihat, belajar, mengaplikasikan, dan terus meningkatkan kemampuan. Karena di dalam kampus kehidupan itu tidak ada istirahat. Saya berharap para wisudawan STIPER berada di tengah masyarakat dan memberikan manfaat yang terbaik,” tambahnya.
Sebelumnya Wakil Ketua I STIPER Kutai Timur bidang akademik, Kahar melaporkan tahun ini STIPER Kutim mewisuda 68 orang lulusan dari berbagai program studi terdiri 21 orang program studi Agroteknologi, 6 orang program studi Teknik Pertanian, 4 orang program studi Kehutanan, 13 orang program studi Ilmu Kelautan, 3 orang program studi Peternakan, 18 orang program studi Agroteknologi konsentrasi studi Agribisnis, dan 3 orang program studi Ilmu Kelautan konsentrasi studi Budidaya Perairan.
”Sedangkan untuk data akademik para lulusan, rata-rata masa studi adalah 4 tahun 5 bulan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata mencapai 3,56,”ujarnya.


Tinggalkan Balasan