Sangatta News – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil menorehkan prestasi gemilang yang melampaui ekspektasi. Dalam waktu singkat, daerah ini berhasil menyulap wajah ketahanan pangan dari papan bawah menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Berdasarkan hasil perhitungan terbaru tahun 2025, Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kutim kini resmi menembus jajaran 50 besar nasional.

Prestasi ini terbilang fenomenal mengingat pada tahun sebelumnya, posisi Kutim masih tercecer di peringkat 300-an. Namun, hanya dalam waktu satu tahun, peringkat tersebut melonjak drastis ke posisi 49 dari lebih dari 500 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutim, Ery Mulyadi, menjelaskan bahwa capaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari perbaikan komprehensif pada tiga pilar utama: ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan.

“Alhamdulillah, kenaikan peringkat ini sangat signifikan. Hal ini didorong oleh perbaikan berbagai aspek strategis, mulai dari aksesibilitas pangan yang semakin mudah, pemerataan layanan kesehatan, hingga ketersediaan air bersih yang menjangkau wilayah perdesaan,” ujar Ery.

Penggunaan 11 variabel baru dalam metode pengukuran tahun ini justru mempertegas kondisi riil di lapangan bahwa Kutai Timur telah berada pada level yang aman dan sangat kompetitif secara nasional.

Optimisme di Tengah Tantangan

Meski secara agregat Kutim sudah masuk zona hijau, Ery mengakui bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap beberapa wilayah yang masih dalam kategori rentan, seperti Desa Himba Lestari. Fokus ke depan adalah melakukan intervensi khusus agar ketimpangan tersebut bisa segera teratasi.

“Kami tidak akan berpuas diri. Evaluasi terus berjalan, terutama untuk wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Capaian peringkat 49 ini justru menjadi pemacu kami untuk bekerja lebih keras lagi,” tambahnya.

Stabilitas pangan yang terjaga ini diharapkan tidak hanya berdampak pada perut masyarakat, tetapi juga pada “kantong” daerah. Dengan predikat sebagai salah satu kabupaten dengan ketahanan pangan terbaik, Kutai Timur kini memiliki daya tawar yang jauh lebih kuat untuk menarik minat investor di sektor pertanian dan industri pangan.

Melalui keberhasilan ini, Pemerintah Kabupaten Kutim optimis bahwa penguatan kebijakan berbasis data dan infrastruktur pendukung akan membawa kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat dari pesisir hingga pedalaman.