Sangatta News – Polres Kutai Timur (Kutim) menyambut hangat kedatangan tim penilai dari Polda Kaltim untuk program ‘Kampung Tertib Lalu Lintas’. Kunjungan ini bertujuan untuk menilai Desa Sangatta Utara yang dicanangkan sebagai percontohan kampung tertib.

‎Tim penilai yang dipimpin Kompol Dede Kurniawan didampingi oleh beberapa perwira lainnya disambut langsung Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto,S.H, S.I.K, M.H,. “Program Kampung Tertib Lalu Lintas ini merupakan wujud nyata kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Ini bukan hanya kompetisi, tapi juga dorongan agar masyarakat merasa memiliki tanggung jawab bersama,” kata AKBP Fauzan.

Kapolres berharap dengan adanya penilaian ini, Sangatta Utara dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kutai Timur dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

‎Penilaian ini mencakup beberapa aspek, seperti kelengkapan rambu-rambu lalu lintas, ketersediaan zebra cross, kesadaran masyarakat dalam menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta peran aktif tokoh masyarakat dalam mengedukasi warga. Selain itu, tim penilai juga akan melihat inovasi yang telah dilakukan oleh masyarakat setempat untuk mendukung program ini.

Kompol Dede Kurniawan menjelaskan bahwa program Kampung Tertib Lalu Lintas tidak hanya bertujuan untuk mencari pemenang, tetapi juga sebagai sarana edukasi. “Ini adalah upaya untuk menumbuhkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tingkat komunitas. Kami ingin masyarakat merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan di jalan,” kata Kompol Dede.

‎Kegiatan penilaian berlangsung selama satu hari penuh dengan agenda peninjauan langsung ke lokasi, wawancara dengan warga dan tokoh masyarakat, serta presentasi dari perwakilan pemerintah desa. Hasil penilaian ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi Polres Kutim dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas keselamatan berlalu lintas di wilayahnya.

‎Dengan adanya program ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan tercipta lingkungan jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di Kutai Timur. Selain itu, keselamatan di jalan tak lagi menjadi tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama.