Sangatta News – Sebanyak 3.500 Anak TK se Sangatta Utara dan Sangatta Selatan mengikuti Pengenalan Ibadah Haji (Manasik Haji) selama dua hari, mulai 4 hingga 05 November 2025. Kegiatan ini dibuka Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, di Masjid Agung Al-Faruq, di Kawasan Pemerintahan Pemkab Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Rabu (05/11/2025
Bupati Ardiansyah menekankan pentingnya kegiatan bertema “Dengan Manasik Haji Kita Tanamkan Karakter dan Nilai-nilai Islami Sejak Dini” tersebut. Agenda itu, menurutnya merupakan bagian dari kurikulum pendidikan anak usia dini. “Manasik haji ini adalah agenda rutin yang masuk dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Namun, tahun ini hanya dikhususkan untuk TK. Kalau sebelumnya ada kelompok bermain (KB),” bebernya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemkab Kutim itu berharap, untuk kegiatan serupa yang akan datang, panitia dapat melibatkan kembali anak-anak kelompok bermain (KB). “Mudah-mudahan juga tahun depan, mungkin kelompok bermain juga dapat diikutkan lagi,” harapnya.
Lebih jauh Pria kelahiran Kecamatan Muara Pahu itu mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam agenda tahunan bagi anak-anak TK dan PAUD pada tahun 2025 ini. “Terakhir saya ucapkan selamat bagi anak-anak yang hari ini dan juga semua TK serta seluruh kecamatan melaksanakan kegiatan yang sama. Meskipun bukan dilaksanakan pada hari ini, menyesuaikan dengan kondisi masing-masing kecamatan. Selamat kepada anak-anak dan terima kasih kepada panitia IGTKI, Dinas Pendidikan dan lain-lain yang telah menyelenggarakan acara ini,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji serupa dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kutai Timur. “Untuk agenda wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan dipusatkan di Masjid Al-Faruq, diikuti oleh 49 sekolah dengan total jumlah siswa mencapai 3.500 anak,” terang Mulyono.
Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Bunda PAUD Kutim Ny Siti Robiah Ardiansyah, Camat Sangatta Utara Hasdiah dan unsur Perangkat Daerah (PD) serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Tinggalkan Balasan