- Kafein disebut-sebut memblokir bahan kimia pemicu tidur di otak.
- Tubuh sedikitnya membutuhkan sekitar enam jam untuk menghilangkan setengah kafein.
Sangatta News – Jika Anda tak bisa tidur padahal tidak memiliki beban pikiran atau tidak sedang ketakutan, cek makanan atau minuman terakhir. Jangan-jangan ada hubungannya dengan kafein.
The Sleep Foundation mencatat bahwa kafein ‘memblokir bahan kimia pemicu tidur di otak’. Kafein dapat ditemukan kopi, teh, cokelat, es krim, dan beberapa obat penghilang rasa sakit. Jadi penting bagi Anda untuk mengetahui kapan sebaiknya mengkonsumsi kafein agar sepanjang malam bisa tidur nyenyak.
Bagaimana cara kerja kafein? Kafein memasuki aliran darah melalui lambung dan usus kecil. Hanya butuh waktu 15 menit untuk merasakan efeknya setelah dikonsumsi.
Sementara untuk menghilangkannya di tubuh sedikitnya dibutuhkan sekitar enam jam untuk setengah dari kafein dihilangkan. Itu berarti dibutuhkan, rata-rata, sekitar 12 jam untuk menghilangkan kafein dalam tubuh Anda setelah konsumsi kafein terakhir.
Misalnya, Anda tidur jam 11 malam, artinya rasa kafein terakhir Anda harus dikonsumsi sebelum jam 11 siang. Dengan fakta ini, masuk akal jika Anda mengalami kesulitan tidur jika belum mencoba mengurangi atau menghilangkan kafein.
Sejumlah penelitian menunjukkan orang dapat mengalami ketergantungan kafein, dengan gejala di antaranya sakit kepala, kelelahan, nyeri otot. Kafein juga seringkali bertindak sebagai penekan selera makan, meningkatkan kewaspadaan, mengurangi koordinasi motorik halus, menyebabkan kegugupan, pusing dan insomnia, kata Sleep Foundation.
Kebersihan Tidur
Untuk tidur lebih nyenyak di malam hari, selain menghindari kafein 12 jam sebelum tidur, ada praktik kebersihan yang bisa selayaknya Anda ikuti. Pastikan Anda tidur di kasur dan bantal yang nyaman serta bersih.
Pertahankan jadwal tidur dan bangun secara teratur. Bahkan jika Anda punya waktu istirahat lebih banyak, sebaiknya tetap dengan komitmen jadwal tidur yang sudah dijalani. Pastikan juga kamar tidur gelap, tenang, nyaman, dan sejuk.
Anda juga sebaiknya menghindari pergi tidur setelah makan berat. Tidak makan sama sekali hingga tiga jam sebelum pergi ke peraduan itu lebih baik. Berolahraga menjelang malam juga dapat membuat Anda tetap terjaga, jadi usahakan untuk melakukan olahraga harian beberapa jam sebelum berangkat tidur.
Dehidrasi
Jadi sekarang kafein dan alkohol dihapus dari daftar minuman sebelum tidur, namun harus tetap terhidrasi dengan minum air. “Dehidrasi ringan bisa mengganggu tidur,” kata Sleep Foundation. Namun tidak berarti juga harus menghabiskan satu liter air sebelum tidur karena Anda akan terbangun di malam hari untuk ke kamar mandi.
Dehidrasi menyebabkan mulut dan saluran hidung menjadi kering. Anda juga bisa mengalami dengkuran yang mengganggu tidur dan tenggorokan yang kering serta suara serak di pagi hari.
Meskipun alkohol didefinisikan sebagai depresan, Sleep Foundation merekomendasikan untuk menghindarinya menjelang waktu tidur. “Ini dapat menyebabkan tidur yang terganggu di malam hari,” jelas organisasi tersebut.


Tinggalkan Balasan