Sangatta News – Suasana cerah menyelimuti Sport Climbing Center Bukit Pelangi, Kamis (4/9/2025). Deretan panjat tebing yang menjulang tinggi menjadi saksi bisu pertarungan para atlet terbaik Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebanyak 122 pemanjat dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Kaltim berkumpul di Kutai Timur untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing. Ajang ini tak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi babak kualifikasi untuk merebut 107 tiket menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Paser pada 2026.

Mewakili Bupati Kutai Timur, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, membuka acara dengan penuh semangat. “Kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Tunjukkan bahwa Kutim hebat dan luar biasa!” serunya.

Basuki menekankan bahwa panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga andalan Kutim. Ia mengingatkan para atlet bahwa olahraga bukan hanya soal fisik, tetapi juga cerminan dari daya juang dan komitmen. “Tahun lalu, Kutim meraih panji-panji keberhasilan di bidang olahraga. Ini menunjukkan komitmen kuat kita,” tambahnya.

Optimisme serupa juga diungkapkan Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim, Misbachul Choir. Ia berpesan kepada para peserta untuk menikmati setiap jalur yang telah disiapkan. Menurutnya, kompetisi ini adalah kesempatan emas untuk mempersiapkan diri secara matang menjelang Porprov 2026.

Bagi setiap atlet, setiap gerakan tangan dan pijakan kaki di dinding panjat bukan sekadar teknik, melainkan cerminan dari tekad kuat untuk menaklukkan tantangan demi meraih tiket prestisius ke Porprov Paser. Semangat olahraga yang membara ini membuktikan bahwa Kutai Timur bangga menjadi tuan rumah bagi bibit-bibit atlet panjat tebing masa depan.