Sangatta News – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2026 resmi memasuki tahap akhir. Sebanyak 171 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 dipastikan akan bertolak menuju Embarkasi Balikpapan pada awal Mei mendatang.
Kepastian ini diputuskan dalam rapat koordinasi lintas instansi yang digelar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) di Kantor Bupati Kutim, Selasa (14/4/2026).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kutim, Basmawati Sija, mengungkapkan adanya penyesuaian jadwal pada musim haji kali ini. Para jemaah dijadwalkan berangkat dari Sangatta lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya.
“Rombongan akan bertolak dari Sangatta pada Minggu, 3 Mei 2026, pukul 16.00 WITA. Diperkirakan tiba di Embarkasi Batakan Balikpapan pada Senin dini hari dan akan diterima resmi oleh pihak Kanwil Kemenag Kaltim pada pukul 06.00 WITA,” jelas Basmawati.
Untuk tahun ini, Kutim tergabung dalam Kloter 6 bersama jemaah asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan jemaah dari Sulawesi Utara. Adapun rincian rombongan asal Kutim meliputi 169 orang jemaah haji reguler, 2 orang Petugas Haji Daerah (PHD), didampingi oleh 1 orang Ketua Kloter, 1 pembimbing ibadah, serta 2 tenaga medis (dokter dan perawat).
Secara geografis, jemaah haji tahun ini tersebar di 11 kecamatan, dengan Sangatta Utara menjadi penyumbang jemaah terbanyak yakni 129 orang. Disusul Bengalon 11 orang, Sangkulirang 8 orang, Muara Wahau 7 orang, Sangatta Selatan (6), Karangan (4), Kaubun (2), serta Sandaran, Kombeng, Long Mesangat, dan Kaliorang masing-masing 1 orang.
Plt Sub Keagamaan Kesra Setkab Kutim, Samsuddin, menekankan bahwa seluruh instansi mulai dari Kepolisian, Dishub, Dinas Kesehatan, hingga Satpol PP telah mematangkan peran masing-masing. Fokus utama adalah memastikan proses pemberangkatan hingga penjemputan nantinya berjalan tanpa kendala teknis.
“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan, terutama karena perjalanan darat menuju Balikpapan dimulai pada sore hari yang menguras energi,” tambahnya.


Tinggalkan Balasan