Sangatta News – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, resmi melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) untuk mengisi kekosongan posisi strategis yang ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya karena memasuki masa purna tugas. Pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, Senin (18/05/2026).

Agenda penting ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Mahyunadi, Seskab Rizali Hadi, Ketua DPRD Kutim Jimmy, jajaran Forkopimda, serta para Kepala Perangkat Daerah. Adapun para pejabat yang dilantik merupakan aparatur sipil negara (ASN) terpilih hasil seleksi terbuka yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim beberapa waktu lalu.

Dalam arahannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial rutin untuk mengisi kursi kosong. Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama memiliki peran yang sangat krusial dalam mengeksekusi visi-misi pembangunan daerah.

“Pejabat Tinggi Pratama memiliki posisi strategis dalam menjalankan berbagai kebijakan yang sudah dituangkan dalam visi-misi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” ujar Ardiansyah.

Bupati juga memberikan pesan menohok mengenai hakikat dari sebuah jabatan di pemerintahan. “Jabatan bukan hal yang istimewa, ini merupakan amanah yang harus kita pertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, setiap kebijakan yang akan dikeluarkan harus berdasarkan akuntabilitas, efektivitas, transparansi, dan efisiensi,” tegasnya.

Gedung Putih Bukit Pelangi menuntut para pejabat baru ini untuk memiliki integritas, profesionalitas, dan komitmen yang kuat dalam mengawal program kerja, namun tetap wajib berjalan di dalam koridor hukum yang berlaku. Bupati meminta mereka menjadi role model atau teladan yang baik bagi jajaran staf di bawahnya, baik dalam bersikap, berperilaku, maupun dalam menjalankan tugas profesi abdi negara.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kutai Timur Nomor T-800.1.3.3/173/BKSDM-MUT, berikut adalah daftar nama pejabat eselon II dan pejabat fungsional ahli utama yang resmi mengemban amanah baru:

  1. Mahriadi sebagai Kepala Dinas Pariwisata
  2. Marhadyn sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM
  3. Novian Pranata sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  4. Sulisman sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  5. dr. Oktavianus Poembonan sebagai Dokter Ahli Utama RSUD Kudungga
  6. dr. Richard Molino Siagian sebagai Dokter Ahli Utama RSUD Kudungga

Dengan dilantiknya para nakhoda baru di dinas-dinas strategis ini, Pemkab Kutim berharap roda birokrasi dan pelayanan publik dapat berjalan lebih agresif dan bersih di sisa tahun anggaran 2026 ini.