Sangatta News — Suasana semarak dan penuh energi membiru di kawasan Stadion Utama Kudungga, Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara, pada Jumat (2/10/2026) pagi. Ribuan warga Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dari berbagai lapisan masyarakat tumpah ruah memadati arena olahraga kebanggaan daerah tersebut untuk memeriahkan Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 yang dirangkai secara kolaboratif bersamaan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Kegiatan diawali dengan senam massal—mulai dari Senam Jantung Sehat hingga Senam Nusantara—yang diikuti langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua TP PKK Siti Robiah Ardiansyah, Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, jajaran Forkopimda, Kepala Dispora Basuki Isnawan, Ketua KONI Rudi Hartono, para pimpinan Perangkat Daerah, hingga ribuan pelajar, mahasiswa, dan komunitas olahraga.
Di balik kemeriahan pesta olahraga rakyat ini, Peringatan Haornas 2026 menyimpan misi strategis bagi dunia olahraga Kutai Timur. Ajang ini dimanfaatkan Pemkab Kutim dan KONI Kutim sebagai kawah candradimuka untuk melecut mental bertanding para atlet jelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan, partisipasi Kutim pada ajang multievent empat tahunan tersebut harus menjadi panggung pembuktian peningkatan kualitas pembinaan atlet lokal.
“Peringatan Haornas tahun ini terasa sangat penting dan strategis karena kita sedang mematangkan persiapan kontingen menuju Porprov VIII Kaltim di Paser. Semoga kontingen Kabupaten Kutai Timur mampu menaikkan peringkat, melampaui capaian sebelumnya, sekaligus memberikan gelora semangat baru bagi seluruh insan olahragawan di Kutai Timur,” tegas Bupati Ardiansyah saat membuka acara.
Selain orientasi prestasi, Bupati mengajak seluruh warga menjadikan aktivitas fisik sebagai kebutuhan harian guna membentuk karakter generasi muda yang tangguh.
“Mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup harian. Selain menjaga kebugaran fisik, olahraga membina karakter yang positif, menanamkan jiwa sportivitas, serta merawat kebersamaan kita,” tambah Ardiansyah.
Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, Dispora Kutim mengemas Haornas 2026 dengan konsep festival terpadu berbasis pelayanan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, menjelaskan bahwa pendekatan terintegrasi ini dirancang agar perayaan olahraga memberi manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga dan pelaku usaha mikro.
“Seluruh rangkaian acara merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan suasana olahraga yang nyaman, segar, dan menyenangkan. Kami memadukan arena olahraga dengan stan pelayanan publik serta bazar UMKM agar masyarakat yang hadir tidak hanya berolahraga atau menonton pertunjukan, tetapi juga bisa menyelesaikan urusan administrasi kependudukan hingga layanan kesehatan,” jelas Basuki.
Di area luar stadion, deretan stan pelayanan publik tampak diserbu ribuan warga. Dinas Dukcapil melayani perekaman dokumen kependudukan, RSUD Kudungga dan Dinkes membuka pemeriksaan kesehatan gratis, Polres Kutim menghadirkan layanan kepolisian, serta Perpustakaan Keliling menjadi magnet bagi para pelajar.
Tak kalah menyedot perhatian, panggung atraksi olahraga menyuguhkan kebolehan ratusan atlet muda lokal dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor). Mulai dari ketangkasan beladiri Tarung Derajat dan Pencak Silat, adu ketangkasan anak-anak di lintasan MiniGP dan Push Bike, aksi senam akrobatik, hingga adu panco. Kemeriahan tersebut ditutup dengan perputaran ekonomi di puluhan stan UMKM lokal yang menjajakan ragam kuliner khas daerah.
Peringatan Haornas 2026 di Stadion Kudungga sukses menegaskan komitmen Pemkab Kutim dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif—menyatukan semangat prestasi atlet profesional dengan gaya hidup sehat masyarakat secara berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan