Sangatta News – Gema peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kutai Timur kian terasa semarak. Membuka agenda kunjungan kerjanya di Kecamatan Rantau Pulung, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman secara resmi meluncurkan turnamen olahraga antardesa Rantau Pulung Cup 2026 di Lapangan Desa Mukti Jaya, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ini menjadi panggung adu ketangkasan bagi atlet-atlet lokal se-Kecamatan Rantau Pulung. Selama dua pekan penuh—terhitung sejak 18 hingga 29 Agustus 2026—ratusan atlet bakal bertanding di tiga cabang olahraga unggulan: sepak bola, sepak takraw, dan bola voli.

Di hadapan para atlet, ofisial, dan masyarakat yang memadati area lapangan, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa esensi utama dari piala bergilir ini bukanlah sekadar mengejar piala atau memburu kemenangan, melainkan menguji kualitas sportivitas dan merawat fondasi persatuan warga.

“Sportivitas yang paling utama. Kita ingin kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Jangan sampai kegiatan yang tujuannya memeriahkan kemerdekaan justru menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Ardiansyah.

Selain menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi, Rantau Pulung Cup juga dinilai dapat menjadi wadah untuk menjaring talenta-talenta muda berbakat, khususnya di bidang olahraga. Menurut Ardiansyah, kegiatan seperti ini penting untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam mengembangkan kemampuan dan menunjukkan potensi yang dimiliki.

Ia berharap dari kompetisi tersebut dapat lahir bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Kecamatan Rantau Pulung maupun Kabupaten Kutai Timur pada berbagai ajang olahraga.

Di luar atmosfir kompetisi dan hiburan rakyat, Rantau Pulung Cup 2026 diproyeksikan sebagai instrumen penjaringan bakat (scouting platform) bagi generasi muda di tingkat tapak. Pemkab Kutai Timur menaruh harapan besar agar dari lapangan Desa Mukti Jaya inilah lahir bibit-bibit atlet potensial yang siap melangkah ke kejuaraan tingkat kabupaten hingga provinsi.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan elemen masyarakat yang mengawal terlaksananya turnamen ini. Selain memberikan ruang aktivitas positif bagi pemuda, turnamen antardesa ini diharapkan mampu menyulut kembali spirit kebersamaan warga pasca-pandemi dan dinamika pembangunan daerah.