Sangatta News – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mendorong pemerataan layanan dokter spesialis saraf hingga ke tingkat kecamatan melalui sinergi medis nasional. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan hal itu saat melakukan ramah tamah bersama Delegasi Bedah Saraf Indonesia, di pendopo Rumah jabatan Bupati, kawasan Bukit Pelangi Sangatta, Jumat malam (23/10/2026).
Bupati didampingi beberapa Kepala Perangkat Daerah (PD) menyambut kehadiran Ketua Kolegium Bedah Saraf Indonesia Prof. Asra Al Fauzi bersama rombongan. Penampilan Tari Jepen Wakaroros dari Sanggar Istana Wakaroros menambah suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Jepen Wakaroros yang dibawakan Sanggar Istana Wakaroros, sebagai bentuk pelestarian seni budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kutai Timur kepada para tamu.
Bupati menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para dokter spesialis bedah saraf dari berbagai daerah di Indonesia yang di jadwalkan akan menggelar simposium medis di Kutim. Kehadiran para ahli tersebut dinilai menjadi dorongan besar bagi peningkatan kualitas serta pemerataan layanan kesehatan di daerah.
Ia mengungkapkan, bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan secara purna kepada masyarakat melalui program prioritas daerah. Baik dengan menyediakan dokter spesialis serta kesiapan fasilitas medis di rumah sakit daerah diharapkan dapat memberikan kemudahan layanan medis secara optimal. “Semoga melalui langkah ini, dapat mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan menghadirkan dokter spesialis hingga ke wilayah kecamatan,” ujarnya.
Melalui momentum silaturahmi ini, Orang nomor satu di Pemkab Kutim itu berharap, sinergi antara Pemda jajaran rumah sakit, BPJS Kesehatan dan organisasi profesi kedokteran dapat semakin solid dalam memperkuat mutu pelayanan kesehatan masyarakat di Kutai Timur.


Tinggalkan Balasan