Sangatta News – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan sebanyak 6.170 dosis vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD) jenis Qdenga ke sejumlah kabupaten/kota sebagai langkah strategis memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit dengue. Kabupaten Kutai Timur menjadi penerima alokasi terbesar.
Penyaluran ini merupakan bagian dari program hibah vaksin melalui PT Bio Farma. Kabupaten Kutai Timur menjadi penerima alokasi terbesar Vaksin Qdenga dengan 4.470 dosis, Kabupaten Paser 1.200 dosis, Kabupaten Kutai Barat 200 dosis, Kota Samarinda 100 dosis, serta 200 dosis dialokasikan untuk kebutuhan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.
Sebanyak 4.470 dosis vaksin Qdenga produksi Takeda telah didistribusikan ke 21 puskesmas di wilayah Kutai Timur. Vaksin ini diperuntukkan bagi kelompok usia 5 hingga 60 tahun sesuai dengan ketentuan penggunaan vaksin dengue.
Sebagai tindak lanjut, baru-baru ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, dr. Yuwana Sri Kurniawati, M.Si., bersama jajaran melaksanakan kegiatan vaksinasi Qdenga sebagai langkah nyata dalam menekan risiko penularan DBD. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat layanan promotif dan preventif.
Selain Kutai Timur, pelaksanaan vaksinasi dengue juga mulai berjalan di wilayah lain sesuai alokasi yang ditetapkan. Kabupaten Paser, yang menerima 1.200 dosis vaksin, telah melaksanakan vaksinasi di sejumlah lokasi, salah satunya di SDN 028 Penajam Paser Utara, dengan sasaran utama kelompok usia sekolah.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam memperluas cakupan vaksinasi dengue. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan akibat DBD serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh di Kalimantan Timur.


Tinggalkan Balasan