Sangatta News – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Kesehatan resmi meluncurkan program Dokter Keliling untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Program ini dijadwalkan mulai beroperasi secara efektif pada Maret 2026 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari Program Desa Hebat, yang termasuk dalam 50 program unggulan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi.
“Layanan dokter keliling ini bertujuan untuk mempermudah dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa dan wilayah terpencil yang selama ini sulit menjangkau fasilitas kesehatan lengkap,” ujar Yuwana saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).
Pada tahap awal, layanan ini akan diprioritaskan untuk enam wilayah yang memiliki tantangan aksesibilitas cukup tinggi, yaitu Kecamatan Busang, Kecamatan Sandaran, Kecamatan Muara Ancalong, Kecamatan Muara Bengkal, Kecamatan Karangan dan Kecamatan Long Mesangat. Selain melalui jalur darat, Dinas Kesehatan juga akan menggandeng rumah sakit kapal terapung untuk menjangkau masyarakat di wilayah pesisir Kutai Timur.
Program ini melibatkan tim medis lengkap, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, radiografer, hingga apoteker. Yuwana mengakui adanya keterbatasan dokter spesialis di tingkat kecamatan, sehingga pihaknya akan memobilisasi tenaga spesialis dari RSUD Kudungga Sangatta serta dukungan rumah sakit swasta di Sangatta dan Sangkulirang.
“Seluruh layanan Dokter Keliling ini gratis dan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Kami akan menjadwalkan kunjungan secara berkala, yakni setiap satu hingga dua bulan sekali ke tiap wilayah,” tambahnya.
Meskipun layanan ini hadir secara periodik, masyarakat tetap diimbau untuk segera mendatangi Puskesmas terdekat jika terjadi kondisi darurat guna mendapatkan penanganan awal sebelum dilakukan rujukan ke rumah sakit.


Tinggalkan Balasan