Sangatta News – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengancam wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan setidaknya 74,84 hektare lahan ludes terbakar di dua daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), yakni Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi bahwa kobaran api melahap vegetasi semak belukar hingga ekosistem gambut yang rentan sejak Rabu (19/8/2026).

Di Kabupaten Paser, amukan si jago merah menerjang kawasan taman konservasi yang tersebar di tiga kecamatan sekaligus yakni Kecamatan Tanah Grogot, Kecamatan Batu Sopang dan Kecamatan Batu Engau.

Material vegetasi yang didominasi gambut kering dan semak belukar membuat api dengan cepat merembet hingga membakar area seluas 25,29 hektare. Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman darat dan cooling down. Api di wilayah Paser berhasil dijinakkan pada Kamis (20/8/2026).

Serangan karhutla skala lebih besar melanda Kabupaten Kutai Kartanegara. Kobaran api terpantau membakar enam titik strategis sekaligus pada pertengahan pekan ini. Di Kelurahan Pendingin (Kecamatan Sanga-Sanga) terdampak 42 hektare sebagai area terluas. Juga di Desa Loa Gagak (Kec. Loa Kulu), Kelurahan Spontan Mangkurawang (Kec. Tenggarong), Desa Kayu Bata (Kec. Muara Muntai), Kelurahan Muara Kembang (Kec. Muara Jawa) serta Desa Kota Bangun Hulu (Kec. Kota Bangun).  Total akumulasi lahan terbakar di Kukar dalam kurun waktu singkat mencapai 49,55 hektare.

Guna menundukkan kobaran api, personel gabungan BPBD Kukar, relawan, dan armada pemadam kebakaran merangsek ke titik-titik hotspot melalui jalur darat. Meski mayoritas titik berhasil dipadamkan pada Kamis (20/8/2026), pemantauan udara menggunakan drone mencatat masih ada 6 hingga 7 titik api aktif yang membara di Kelurahan Pendingin, Sanga-Sanga.

Lokasi kebakaran yang melingkari kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara membuat BNPB menaruh perhatian ekstra. Pemerintah menegaskan bahwa penanggulangan karhutla di daratan Kalimantan menjadi fokus penanganan darurat tingkat nasional guna mencegah munculnya bencana asap cross-border maupun gangguan terhadap infrastruktur vital negara. “Penanganan karhutla di Pulau Kalimantan masih menjadi prioritas utama pemerintah saat ini,” tambah Berton.